in ,

Hari Pajak 2025, IKPI Serukan Penguatan Kemitraan untuk Pajak Berkeadilan

Hari Pajak 2025
FOTO: IKPI

Hari Pajak 2025, IKPI Serukan Penguatan Kemitraan untuk Pajak Berkeadilan

Pajak.com, Jakarta – Peringatan Hari Pajak 14 Juli, dimaknai oleh Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld sebagai momentum memperkuat kemitraan strategis untuk mewujudkan sistem perpajakan berkeadilan. Ia menekankan bahwa peran konsultan pajak bukan hanya jembatan antara Wajib Pajak dan otoritas, melainkan edukator, penegak integritas, dan transparansi.

“Hari Pajak bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memperteguh kembali komitmen kolektif seluruh elemen bangsa terhadap keadilan fiskal dan kedaulatan ekonomi. Pajak bukan hanya pungutan kepada warga negara sebagaimana diatur pada Undang-Undang Dasar 19445, tapi pajak adalah fondasi kemandirian bangsa,” tegas Vaudy kepada Pajak.com(14/7/25).

Sebagai organisasi profesi konsultan pajak yang berdiri sejak 27 Agustus 1965, IKPI akan terus mengedepankan edukasi, profesionalisme, dan kepatuhan berbasis kesadaran, dan bukan paksaan. Sebab IKPI meyakini bahwa kepatuhan pajak tidak dapat dipaksakan, namun dibangun atas dasar kesadaran, edukasi, dan kepercayaan.

“Untuk itu, IKPI akan terus hadir sebagai mitra strategis dalam reformasi perpajakan yang berkeadilan, sederhana, dan inklusif. Kami juga mendorong terciptanya sistem perpajakan yang semakin transparan, berorientasi pada pelayanan, serta adaptif terhadap dinamika zaman,” tegas Vaudy.

Baca Juga  IKPI Masifkan Edukasi Pelaporan SPT Tahunan dengan Asosiasi Pengusaha dan Profesi

Pada momentum Hari Pajak ini, IKPI mendorong sistem perpajakan yang efisien, adil, dan inklusif; serta berbasis pada rasa percaya antara otoritas perpajakan, Wajib Pajak, maupun konsultan pajak. IKPI mendorong pemerintah untuk meningkatkan literasi pajak, penyederhanaan regulasi, dan pembangunan sistem administrasi perpajakan (Coretax) yang humanis serta tidak membebani pelaku usaha.

“Kepada Direktorat Jenderal Pajak, marilah terus tingkatkan pendekatan pelayanan yang edukatif, kolaboratif, dan profesional. Bagi Wajib Pajak, mari jadikan pajak sebagai bagian dari kesadaran berbangsa, bukan sekadar kewajiban administratif,” ujar Vaudy.

Ia percaya bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan adalah kunci untuk mewujudkan sistem pajak yang berbudaya, berdaya saing global namun tetap berpihak pada kepentingan nasional. IKPI akan terus berkontribusi aktif untuk mendukung edukasi, reformasi kebijakan perpajakan, penguatan kepatuhan sukarela Wajib Pajak, dan menciptakan ruang dialog yang sehat antara masyarakat dan segenap otoritas perpajakan.

“Selamat Hari Pajak, ‘Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh’. Mari terus bergotong royong untuk Indonesia yang lebih adil, mandiri, dan sejahtera melalui pajak,” pungkas Vaudy.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *