Pemerintah Pastikan Stok dan Kualitas BBM Terjamin Jelang Idulfitri
Pajak.com, Cilegon – Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pastikan kualitas bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga menjelang Idulfitri 2025. Dalam kunjungannya ke Provinsi Banten, Bahlil secara langsung mengecek kualitas BBM di fasilitas penyimpanan dan distribusi PT Pertamina (Persero) untuk memastikan bahwa bahan bakar yang beredar di masyarakat memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
Dalam inspeksi ini, Bahlil didampingi oleh perwakilan dari Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas (Lemigas) serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri. Mereka menggunakan teknologi laboratorium guna memastikan bahwa BBM yang disalurkan memenuhi standar yang ditetapkan dalam regulasi energi nasional.
“Saya tadi didampingi oleh Lemigas juga dengan Pak Dirut Pertamina mengecek langsung kualitas daripada minyak kita. Kita mengecek dan semuanya dengan teknologi, dengan laboratorium rata-rata semuanya di dalam batas aturan di atas 725. Ini membuktikan bahwa kualitas BBM yang disiapkan Pertamina sangat baik dan aman untuk digunakan oleh masyarakat,” ujar Bahlil, dikutip Pajak.com pada Sabtu (15/3/2025).
Standar ini lebih tinggi dari ambang batas yang ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Migas terkait mutu BBM yang dipasarkan di dalam negeri. Berdasarkan aturan tersebut, standar berat jenis BBM pada suhu 15°C ditetapkan antara 715 kg/m³ sebagai nilai minimum dan 770 kg/m³ sebagai nilai maksimum.
Stok BBM Aman hingga 21 Hari ke Depan
Selain memastikan kualitas, Menteri ESDM juga menjamin bahwa stok BBM dalam kondisi aman menghadapi lonjakan permintaan selama Ramadhan dan Idulfitri. Ia menyebutkan bahwa ketersediaan berbagai jenis BBM, termasuk Pertalite (RON 90), Pertamax (RON 92), dan Pertamax Turbo, masih mencukupi hingga 21 hari ke depan.
“Kami telah mengecek untuk wilayah Jawa Barat dan Banten untuk BBM. Untuk BBM baik Pertamax, Pertalite dan Turbo semuanya clear, masanya sampai dengan 20 sampai dengan 21 hari. Jadi ketersediaan kita sangat luar biasa sekali,” tambahnya.
Menurut data PT Pertamina (Persero), permintaan BBM diproyeksikan meningkat sekitar 7 persen dari kondisi normal. Kenaikan signifikan sebesar 21 persen diperkirakan terjadi pada H-7 hingga Hari H Idulfitri, dengan puncaknya pada H-2 yang mencapai lonjakan 33 persen.
Bahlil menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawasi distribusi dan kualitas BBM guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama mudik dan Idulfitri.
“Masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas BBM yang disiapkan Pertamina. Kami akan terus memantau ketersediaan dan kualitasnya agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan nyaman selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri,” tutupnya.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan nyaman tanpa khawatir akan kualitas dan ketersediaan BBM.

Comments