in ,

Nilai Ekspor Indonesia Turun 6,60 Persen Jadi 22,52 Miliar Dolar AS pada November 2025

Nilai Ekspor Indonesia Turun 6,60 Persen Jadi 22,52 Miliar Dolar AS pada November 2025

Pajak.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada November 2025 mengalami penurunan sebesar 6,60 persen dibandingkan November 2024 menjadi 22,52 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Penurunan ini juga terjadi pada ekspor nonmigas yang turun 5,09 persen menjadi 21,64 miliar dolar AS.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan bahwa penurunan ekspor pada November 2025 terjadi meskipun secara kumulatif kinerja ekspor sepanjang tahun masih menunjukkan tren positif.

“Penurunan nilai ekspor november 2025 yoy terutama didorong nilai ekspor nonmigas, yakni pada komoditas bahan bakar mineral yang turun 18,89 persen dengan andil -2,77 persen,” kata Pudji dalam konferensi pers, dikutip Pajak.com pada Selasa (6/1/26).

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada periode Januari hingga November 2025 justru meningkat 5,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024, dari 242,93 miliar dolar AS menjadi 256,56 miliar dolar AS. Kenaikan ini terutama ditopang oleh ekspor nonmigas yang tumbuh 7,07 persen, dari 228,59 miliar dolar AS menjadi 244,75 miliar dolar AS.

Di sisi lain, ekspor migas sepanjang Januari–November 2025 tercatat turun cukup dalam sebesar 17,64 persen, dari 14,34 miliar dolar AS menjadi 11,81 miliar dolar AS. Penurunan ini dipicu oleh melemahnya ekspor minyak mentah yang turun 28,92 persen menjadi 1,42 miliar dolar AS, ekspor hasil minyak turun 11,76 persen menjadi 3,77 miliar dolar AS, serta ekspor gas alam yang turun 17,97 persen menjadi 6,62 miliar dolar AS.

BPS juga mencatat perkembangan sepuluh komoditas ekspor utama selama Januari hingga November 2025. Dari sepuluh komoditas tersebut, hampir seluruhnya mengalami peningkatan nilai ekspor, kecuali bahan bakar mineral yang turun 7,26 miliar dolar AS atau 20,12 persen. Sementara itu, peningkatan tertinggi terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewani atau nabati yang naik 6,36 miliar dolar AS atau 26,24 persen.

Kenaikan ekspor juga tercatat pada sejumlah komoditas lain, antara lain mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya sebesar 3,73 miliar dolar AS atau 26,99 persen, berbagai produk kimia 2,80 miliar dolar AS atau 48,02 persen, logam mulia dan perhiasan atau permata 2,58 miliar dolar AS atau 31,52 persen, serta besi dan baja 2,14 miliar dolar AS atau 9,12 persen.

Selain itu, ekspor nikel dan barang daripadanya meningkat 1,26 miliar dolar AS atau 17,46 persen, mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya 1,10 miliar dolar AS atau 17,26 persen, kendaraan dan bagiannya 1,05 miliar dolar AS atau 10,41 persen, serta alas kaki 603,9 juta dolar AS atau 9,08 persen.

Selama Januari hingga November 2025, sepuluh golongan barang utama tersebut memberikan kontribusi 63,83 persen terhadap total ekspor nonmigas Indonesia. Dari sisi pertumbuhan, ekspor kelompok ini naik 10,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Dari sisi negara tujuan, Tiongkok masih menjadi mitra dagang utama Indonesia dengan nilai ekspor mencapai 58,24 miliar dolar AS atau 23,80 persen dari total ekspor. Selanjutnya disusul AS sebesar 28,14 miliar dolar AS atau 11,50 persen, dan India sebesar 16,44 miliar dolar AS atau 6,72 persen. Komoditas utama yang diekspor ke Tiongkok antara lain besi dan baja, bahan bakar mineral, serta nikel dan barang daripadanya.

Sementara itu, ekspor ke kawasan ASEAN dan Uni Eropa pada Januari hingga November 2025 masing-masing mencapai 47,21 miliar dolar AS dan 17,75 miliar dolar AS. Nilai ekspor ke ASEAN tumbuh 13,55 persen, sedangkan ke Uni Eropa meningkat 11,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun pada November 2025, ekspor nonmigas Indonesia ke Tiongkok tercatat sebesar 5,79 miliar dolar AS, ke Amerika Serikat 2,57 miliar dolar AS, dan ke Jepang 1,30 miliar dolar AS.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *