in ,

Menkeu Purbaya Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bisa Tercapai

FOTO : IST

Menkeu Purbaya Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bisa Tercapai

Pajak.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang nyata untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Purbaya menilai bahwa target tersebut merupakan landasan penting bagi Indonesia untuk melangkah menuju status negara maju.

“Waktu Pak Prabowo mencanangkan laju pertumbuhan ekonomi 8 persen, banyak orang yang skeptis. Anggapnya nggak mungkin terjadi. Kalau saya malah senang. 8 persen ini a good start,” ungkap Purbaya dalam acara Launching Bloomberg Businessweek Indonesia di Jakarta, dikutip Pajak.com pada Minggu (23/11/25).

Purbaya menekankan bahwa pencapaian target tersebut membutuhkan kemampuan pemerintah dalam memahami dinamika dan ilmu kebijakan yang tepat. Ia merujuk pada konsep Sumitronomics, yang menekankan tiga pilar pembangunan, yakni pertumbuhan tinggi, pemerataan manfaat, dan stabilitas nasional. Menurutnya, keselarasan ketiga pilar ini menjadi syarat utama agar ekonomi mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Salah satu langkah teknis yang telah ditempuh pemerintah untuk mendorong percepatan ekonomi adalah penempatan dana besar-besaran ke perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Pada September 2025, pemerintah menempatkan Rp200 triliun untuk mempercepat penyaluran kredit, kemudian menambahkan lagi Rp76 triliun pada tahap berikutnya. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan likuiditas dan menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Namun, Purbaya menegaskan bahwa penempatan dana hanyalah satu bagian dari strategi percepatan ekonomi. Elemen yang jauh lebih menentukan adalah terbentuknya ekspektasi positif di kalangan pelaku usaha dan masyarakat.

“Kalau Anda menciptakan ekspektasi positif, maka ada kemungkinan besar ekonominya akan positif tumbuhnya. Kenapa? Pada waktu ada ekspektasi positif, orang berpikir ekonomi akan tumbuh, businessman berani melakukan ekspansi bisnis,” ujar Purbaya.

Ia menambahkan bahwa strategi percepatan akan dijalankan melalui pendekatan terpadu antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil. Pemerintah juga terus memperbaiki iklim investasi untuk memperkuat peran sektor swasta sebagai motor utama pertumbuhan.

“Momentum pertumbuhan ini akan dijaga terus ke depan. Ke depan kita akan jalankan mesin fiskal, mesin moneter, dan private sector,” pungkasnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *