Kemenperin Resmikan Apple Developer Academy @BINUS Bali untuk Perkuat Talenta Digital Nasional
Pajak.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meresmikan beroperasinya Apple Developer Academy @BINUS Bali sebagai bagian dari komitmen investasi Apple di Indonesia. Kehadiran akademi ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan ekosistem talenta digital nasional sekaligus mendukung penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) berbasis inovasi.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program Apple Developer Academy di Indonesia. Program ini dinilai mampu menyediakan fasilitas dan kurikulum yang membantu pelajar Indonesia dalam mengembangkan pola pikir inovatif, keterampilan digital, serta keahlian yang dibutuhkan untuk menjadi pengembang kelas dunia.
“Peresmian ini tidak hanya menandai kemajuan investasi Apple dalam inovasi di Indonesia, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi tumbuhnya inovasi di dalam negeri. Kami menantikan kemitraan yang terus berlanjut dengan Apple di Indonesia,” kata Menperin dalam keterangannya, dikutip Pajak.com pada Jumat (29/8/25).
Agus menegaskan, kerja sama dengan Apple telah diformalkan melalui nota kesepahaman (MoU) antara Kemenperin dan Apple. Kesepakatan ini menjadi dasar penting bagi pelaksanaan program pengembangan inovasi, termasuk keberlanjutan Apple Developer Academy, rencana pendirian akademi baru, pembentukan Apple Innovation and Software Technology Institute, Apple Professional Developers Institute, serta Pusat Penelitian dan Pengembangan Perangkat Lunak Apple di Indonesia melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi nasional yang terhimpun dalam Indonesia Chips Design Collaborative Center (ICDEC).
“Pembukaan Apple Developer Academy @BINUS Bali pada hari ini merupakan bagian dari komitmen tersebut, sekaligus bukti nyata kontribusi Apple dalam meningkatkan kapasitas talenta digital Indonesia dan memperkuat ekosistem inovasi nasional,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta yang turut hadir menegaskan pentingnya program ini bagi penguatan industri nasional. “Kehadiran Apple Developer Academy @BINUS Bali merupakan bukti nyata pemenuhan komitmen investasi Apple, sekaligus kontribusi konkret dalam mencetak talenta digital kelas dunia yang akan memperkuat ekosistem inovasi nasional,” ungkapnya.
Kemenperin mencatat, pada kuartal I-2025, sektor industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik mencatatkan kinerja positif dengan tumbuh 6,18 persen.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Khusus subsektor perangkat handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT), produksi dalam negeri sepanjang 2024 tercatat sebanyak 48,89 juta unit. Hingga kuartal II-2025, jumlah produksi telah mencapai 14,27 juta unit.
Apple Developer Academy @BINUS Bali berlokasi di Parc23, Denpasar, dengan kapasitas 220 peserta per angkatan. Fasilitas akademi dirancang modern dengan ruang kolaborasi, area pembelajaran fleksibel, dan ruang konferensi, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar kreatif serta inklusif.
Apple Developer Academy internasional ini merupakan yang pertama di Asia, hasil kolaborasi Apple dan BINUS University. Program intensif berdurasi sembilan bulan ini terbuka untuk individu berusia 18 tahun ke atas, tanpa memandang latar belakang pendidikan.
Dengan pendekatan Challenge-Based Learning (CBL), peserta tidak hanya dilatih keterampilan teknis seperti coding dan desain, tetapi juga keterampilan profesional meliputi komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.
Sejak hadir di Indonesia, Apple Developer Academy telah melahirkan lebih dari 2.000 alumni, dengan 89 persen di antaranya berhasil terserap ke dunia kerja di berbagai sektor, termasuk startup teknologi, perbankan, kesehatan, hingga manufaktur. Beberapa karya inovatif yang lahir dari akademi ini antara lain HerLens, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk deteksi dini kanker serviks, serta PetaNetra, aplikasi navigasi berbasis augmented reality bagi penyandang disabilitas netra.
“Kami percaya kehadiran Apple Developer Academy @BINUS Bali akan menjadi katalisator dalam meningkatkan daya saing bangsa, memperkuat industri elektronika dan telekomunikasi, serta membuka lapangan kerja baru di era ekonomi digital,” tegas Setia.

Comments