in ,

Jaga Ketahanan Energi! Pertamina Hulu Energi Catatkan Hasil Produksi 1,03 Juta Barel Minyak per Hari 

Foto: Pertamina

Jaga Ketahanan Energi! Pertamina Hulu Energi Catatkan Hasil Produksi 1,03 Juta Barel Minyak per Hari 

Pajak.com, Jakarta – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku subholding upstream Pertamina mencatatkan kinerja operasi yang solid dengan hasil produksi mencapai 1,03 juta barel setara minyak per hari atau million barrel oil equivalent per day (MBOEPD). Capaian ini menjadi bukti komitmen PHE dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui peningkatan efisiensi dan keandalan operasi di seluruh wilayah kerja, baik domestik maupun internasional.

Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Hermansyah Y Nasroen menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja yang telah berkontribusi dalam menjaga kinerja perusahaan, serta dukungan dari para mitra kerja dan pemangku kepentingan.

“Capaian positif ini merupakan hasil kerja keras seluruh perwira subholding upstream Pertamina yang terus berinovasi dan menjaga produktivitas operasi. Kami berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan produksi migas nasional serta memberikan nilai tambah bagi Pertamina dan Indonesia,” ujar Hermansyah dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (24/11/25).

PHE juga mencatat kinerja signifikan dalam penemuan sumber daya 2C yang mencapai 870 juta barel setara minyak. Temuan besar di wilayah kerja Rokan menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan sumber daya tersebut, termasuk dari potensi migas non-konvensional (MNK) di area Aman Trough K7A dan K7B serta penambahan cadangan P1 sebesar 149 juta barel setara minyak.

“Keberhasilan penemuan sumber daya dan penambahan cadangan ini menunjukkan arah yang positif bagi keberlanjutan produksi migas Indonesia ke depan dalam mendukung tercapainya target ketahanan dan kemandirian energi nasional,” imbuh Hermansyah.

Pada kesempatan yang sama, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron optimistis bahwa perseroan mampu menjaga ketahanan energi nasional, seiring pertumbuhan bisnis hulu migas. Subholding upstream fokus pada peningkatan produksi, diimbangi dengan upaya penemuan sumber daya dan cadangan untuk keberlanjutan energi.

“Pertamina mendukung upaya seluruh anak usaha sektor hulu untuk meningkatkan kinerjanya, dengan mencapai target produksi dan menambah cadangan Migas, agar terus dapat terus berkontribusi bagi bangsa dan negara,”ujar Baron.

Secara simultan, PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen pada Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud, serta memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan ESG di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *