in ,

Bahlil Klaim Listrik di Kawasan Sumatera Utara dan Barat Sudah Pulih 100 Persen Pascabencana

foto : ist

Bahlil Klaim Listrik di Kawasan Sumatera Utara dan Barat Sudah Pulih 100 Persen Pascabencana

Pajak.com, Aceh – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim bahwa listrik di wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat telah pulih 100 persen, sementara Aceh masih dalam tahap penyelesaian akhir. Ia memastikan bahwa pemulihan sistem kelistrikan di kawasan terdampak bencana di Sumatera terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Dalam laporan yang disampaikan pada Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Pos Pendamping Nasional Bencana Hidrometeorologi Aceh, Minggu (7/12/25), Bahlil menyebut sejumlah wilayah di Aceh mulai kembali menyala sejak Minggu malam.

“Sampai malam ini, untuk Aceh Tengah menyala dari 20.30 WIB. Aceh Tengah dan Bener Meriah itu nyalanya jam 20.45 WIB, kemudian Aceh Tamiang 20.30 WIB. Kemudian untuk Banda Aceh, untuk bisa full 100 persen itu besok siang sampai besok malam, malam ini baru 95 persen. Gayo Lues tadi pagi sudah nyala,” ujar Bahlil, dikutip Pajak.com pada Senin (8/12/25).

Progres di Aceh dipastikan terus bergerak, PT PLN (Persero) mencatat bahwa pembangunan menara transmisi darurat atau tower emergency Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Bireuen–Peusangan telah selesai 100 persen pada Minggu (7/12/25).

Adapun konstruksi SUTT Bireuen–Arun juga telah rampung 100 persen dan tengah memasuki tahap pengujian penyaluran listrik. Pembenahan ini tetap menghadapi tantangan, terutama distribusi material yang harus melewati sungai serta kondisi hujan yang kerap menghentikan pekerjaan.

Hingga Senin (8/12/25), pemulihan kelistrikan di Aceh terus menunjukkan kemajuan. Dari total 324 penyulang yang terdampak, 201 penyulang sudah menyala. Untuk gardu distribusi, 11.445 dari 14.919 gardu telah beroperasi normal.

Beban listrik yang sempat padam sebesar 374,83 MW, kini 263,69 MW telah menyala. Dari total 1.520.365 pelanggan terdampak, sebanyak 1.140.931 pelanggan sudah kembali menikmati aliran listrik.

Kembalinya listrik disambut penuh syukur oleh masyarakat. Di Aceh Tamiang, para pengungsi di sebuah masjid merasakan kembali terang setelah berhari-hari hanya bergantung pada penerangan seadanya. Hal serupa terjadi di Takengon, Aceh Tengah, di mana aktivitas malam masyarakat mulai berangsur pulih.

Sementara itu, pemulihan di dua provinsi lainnya berjalan lebih cepat. Di Sumatera Utara, operasional ketenagalistrikan sudah kembali normal 100 persen sejak Minggu (7/12/25), meliputi penyulang, gardu distribusi, beban, hingga pelanggan. Begitu pula di Sumatra Barat, yang telah sepenuhnya pulih sejak Jumat (5/12/25).

Dengan perkembangan ini, pemerintah menargetkan pemulihan Aceh dapat segera tuntas agar seluruh wilayah kembali beroperasi normal dan mendukung percepatan aktivitas masyarakat serta pemulihan ekonomi di kawasan terdampak.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *