in ,

Akses Pasar Ekspor Diperluas, Indonesia Kantongi Kesepakatan Strategis dengan AS dan Uni Eropa

Akses Pasar Ekspor
FOTO: IST

Akses Pasar Ekspor Diperluas, Indonesia Kantongi Kesepakatan Strategis dengan AS dan Uni Eropa

Pajak.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia menorehkan pencapaian besar dalam upaya memperluas akses pasar ekspor melalui penyelesaian dua kesepakatan strategis di sektor perdagangan internasional dengan Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa.

Kesepakatan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok global, mendorong pertumbuhan industri padat karya, serta membuka peluang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menembus pasar luar negeri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kemajuan paling nyata dari kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat adalah mulai dibukanya kembali order untuk produk tekstil, pakaian, dan sepatu dari mitra dagang di Negeri Paman Sam.

“Salah satu dampak yang paling konkret adalah dengan diumumkannya oleh Presiden Trump di awal, maka order untuk produk tekstil, apparel, dan shoes sudah mulai jalan. Kalau itu tidak diumumkan, maka order ini tidak diberikan oleh mitra dagang di Amerika. Dan tentu ini bisa berakibat kepada pengurangan tenaga kerja atau PHK,” tuturnya dikutip Pajak.com pada Kamis (24/7/25).

Dalam kesepakatan terbaru dengan AS Indonesia juga menawarkan pembelian langsung sejumlah komoditas utama AS, seperti energi dan produk pertanian. Strategi ini dinilai lebih efektif dibanding skema penurunan tarif secara bertahap karena mampu memperbaiki neraca perdagangan secara cepat dan nyata.

“Jadi sebetulnya impor energi sudah kita lakukan setiap tahun. Selama ini kita impor dari berbagai negara, termasuk Amerika, Timur Tengah, dan berbagai negara di Afrika, sehingga ini hanya shifting dari negara-negara itu ke Amerika, tidak menambah daripada total impor kita,” jelas Airlangga.

Selain AS, Indonesia juga menyelesaikan perjanjian penting dengan Uni Eropa melalui Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA). Salah satu poin utama dalam perjanjian ini adalah penghapusan bea masuk lebih dari 90 persen produk ekspor Indonesia ke Eropa. Dengan diberlakukannya tarif 0 persen, daya saing produk nasional di pasar Eropa diperkirakan akan meningkat tajam.

Kesepakatan dengan Uni Eropa juga mencakup komitmen untuk mempercepat proses ratifikasi sehingga dapat berlaku efektif dalam waktu satu tahun. Pemerintah optimistis, dengan perjanjian ini, ekspor Indonesia ke pasar Eropa dapat meningkat hingga 60 miliar dolar AS dalam delapan tahun ke depan.

Airlangga menekankan bahwa perluasan pasar ekspor ini bukan hanya ditujukan bagi industri besar, tetapi juga mendorong sektor hilirisasi dan keterlibatan UMKM. Ia menyebut, peningkatan nilai tambah produk merupakan bagian dari strategi industrialisasi jangka panjang yang selaras dengan agenda industri 4.0. Sektor tekstil, furnitur, dan industri kreatif disebut sebagai sektor yang punya peluang besar untuk memanfaatkan akses pasar baru ke Eropa.

Lebih lanjut, pemerintah tidak berhenti pada dua mitra dagang utama tersebut. Strategi ekspansi pasar kini merambah kawasan Amerika Latin melalui keikutsertaan Indonesia dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Indonesia juga telah menyelesaikan negosiasi perdagangan bilateral dengan Kanada dan terus menjalin komunikasi untuk membuka akses ekspor ke negara-negara Afrika.

“Perundingan perdagangan internasional, baik itu FTA maupun CEPA, itu lintas sektoral. Tentu koordinasi dan teamwork dengan tim di Kabinet Merah Putih ini berjalan baik, sehingga kami optimistis tujuan kita untuk pertumbuhan yang 8 persen. Nah ini jalannya antara lain membuka pasar, membuat industri lebih bersaing, dan produk kita yang masuk ke negara lain semakin banyak. Oleh karena itu, Pak Presiden [Prabowo] juga sudah minta kita melakukan deregulasi yang terus-terus, yang mendorong kepada daya saing,” pungkas Airlangga.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *