in ,

Airlangga Sebut Penerima BLTS Kesra Capai 26 Juta Keluarga hingga Awal Desember 2025

foto : ist

Airlangga Sebut Penerima BLTS Kesra Capai 26 Juta Keluarga hingga Awal Desember 2025

Pajak.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bahwa jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) telah mencapai 26 juta keluarga, atau sekitar 75 persen dari target hingga awal Desember 2025.

Airlangga menegaskan bahwa BLTS Kesra merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan dasar di tengah dinamika ekonomi. Ia menekankan bahwa kehadiran negara harus dirasakan secara nyata oleh kelompok yang paling rentan.

“BLTS Kesra adalah bentuk kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada penerima yang berhak, sehingga dampaknya dapat langsung dirasakan dan turut menopang pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun,” ujar Airlangga dalam kunjungan kerjanya ke Kantor Pos Jakarta Timur, dikutip Pajak.com pada Minggu (7/12/25).

BLTS Kesra menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat konsumsi rumah tangga, khususnya pada kuartal IV-2025 yang merupakan periode krusial dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Pemerintah merancang program ini agar bantuan dapat segera digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga perputaran ekonomi di tingkat lokal tetap terjaga.

Adapun, penyaluran dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu Bank Penyalur dan PT Pos Indonesia. Kehadiran PT Pos menjadi elemen kunci dalam menjangkau wilayah dengan akses perbankan terbatas.

“Pemerintah mengapresiasi komitmen dan kesiapan PT Pos dalam mendukung kelancaran penyaluran BLTS Kesra ini,” lanjut Airlangga.

Ia memastikan pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna menjaga keakuratan data penerima serta akuntabilitas penyaluran. Proses verifikasi dan validasi dilakukan secara cermat agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan program bansos lainnya.

Pemerintah menargetkan seluruh penyaluran BLTS Kesra selesai pada minggu kedua Desember 2025. Dengan demikian, manfaat program dapat optimal dirasakan masyarakat dan memberikan kontribusi terhadap penguatan konsumsi akhir tahun.

“Verifikasi data dilakukan secara hati-hati bukan untuk menunda, melainkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tidak tumpang tindih dengan bansos reguler, dan dapat disalurkan secara cepat serta akuntabel segera setelah verifikasi dan validasi selesai,” pungkas Airlangga.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *