Perusahaan di Tegal Ekspor Sepatu Olahraga ke Eropa, Berkat Status Kawasan Berikat Berinsentif Pajak dan Kepabeanan
Pajak.com, Jawa Tengah – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Bea Cukai Jateng DIY) menyetujui dan meresmikan izin status Kawasan Berikat PT Teng Fei Glory Indonesia. Berkat izin Kawasan Berikat berinsentif pajak dan kepabeanan ini perusahaan terus memacu ekspor sepatu olahraga ke Amerika Serikat, Tiongkok, hingga ke Eropa.
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Jateng DIY R. Megah Andiarto menyatakan bahwa fasilitas Kawasan Berikat memberikan kemudahan kepabeanan yang signifikan. Kawasan Berikat adalah bentuk dukungan nyata pemerintah untuk menjaga efisiensi biaya produksi dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
“Dengan status Kawasan Berikat, perusahaan dapat mengimpor bahan baku, bahan penolong, dan mesin tanpa terlebih dahulu membayar bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), selama digunakan untuk produksi barang yang hasil akhirnya diekspor,” ungkap Megah dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (23/12/25).
Di sisi lain, fasilitas di Kawasan Berikat sebagai bukti komitmen perusahaan untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku.
“Perusahaan menyatakan kesiapannya untuk menerima konsekuensi atas setiap peraturan yang telah ditetapkan. Ini adalah kemitraan yang baik untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berintegritas,” tegas Megah.
Bea Cukai mencatat, dari sisi investasi dan penyerapan tenaga kerja, PT Teng Fei Glory Indonesia menunjukkan prospek yang sangat positif. Perusahaan mencatatkan nilai investasi sebesar Rp30 miliar pada tahun 2025 dan diproyeksikan meningkat pesat menjadi Rp300 miliar pada tahun 2029.
Di bidang ketenagakerjaan, perusahaan akan menyerap 700 tenaga kerja lokal pada tahun 2025. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat signifikan menjadi 3.000 tenaga kerja lokal pada tahun 2029, serta memberikan dampak sosial yang besar bagi masyarakat sekitar.
Kapasitas produksinya juga menunjukkan tren pertumbuhan yang agresif, dari 100.000 pasang pada tahun 2025, menjadi 5.000.000 pasang per tahun pada 2029, menandakan potensi ekspor yang sangat besar.
“Kami optimistis fasilitas ini akan menjadi katalis bagi PT Teng Fei Glory Indonesia untuk semakin agresif menjangkau pasar internasional dengan produk yang lebih kompetitif,” ujar Megah.
Keberadaan PT Teng Fei Glory Indonesia sebagai Kawasan Berikat baru diharapkan tidak hanya mendongkrak kinerja ekspor Jateng, tetapi memicu efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan berbagai usaha lokal di sekitarnya, mulai dari sektor logistik, kuliner, hingga perumahan.
Melalui kebijakan yang probisnis dan berorientasi ekspor ini, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY terus berperan aktif dalam menciptakan ekosistem industri yang tangguh dan berdaya saing global.
PT Teng Fei Glory Indonesia pun menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dan kemudahan yang diberikan oleh Bea Cukai. PT Teng Fei Glory Indonesia mengungkapkan bahwa Fasilitas Kawasan Berikat sangat membantu kelancaran arus kas dan operasional perusahaan.
PT Teng Fei Glory Indonesia menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan fasilitas Kawasan Berikat secara maksimal guna meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar ekspor, serta berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional.

Comments