in ,

Tumbuh 5,12 Persen di Kuartal II-2025, Menko Airlangga Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI jadi Salah Satu yang Tertinggi di ASEAN

FOTO : IST

Tumbuh 5,12 Persen di Kuartal II-2025, Menko Airlangga Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI jadi Salah Satu yang Tertinggi di ASEAN

Pajak.com, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2025 tercatat mengalami pertumbuhan menjadi sebesar 5,12 persen secara year on year (yoy), lebih tinggi dibanding kuartal I-2025 yang sebesar 4,87 persen. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut angka ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan ASEAN dan G20.

“Tadi kita melihat pengumuman dari BPS, dan kalau kita lihat keadaan situasi ekonomi global di tahun kedua masih tetap meninggalkan ketidakpastian dan juga tidak bisa diprediksi. Namun, ada satu hal yang juga menjadi signal, yaitu terkait dengan tarif Trump itu sudah sebagian selesai atau dianggap selesai,” ujar Airlangga dalam konferensi pers pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025, dikutip Pajak.com pada Rabu (6/8/25).

Ia menjelaskan bahwa dengan meredanya ketegangan tarif Trump tersebut, proyeksi perdagangan dunia mulai menunjukkan sinyal perbaikan. “Kita lihat pertumbuhan ekonomi global dari sisi trade diprediksi akan ada peningkatan, dan juga kalau kita lihat berbagai negara pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan naik di 3 persen, dan juga terkait dengan pertumbuhan di Amerika yang diprediksi 1,8 dan di Cina 4,8 persen,” ujarnya.

Dari sisi ketahanan eksternal, Airlangga menilai Indonesia berada pada posisi yang cukup stabil. Cadangan devisa per Juni 2025 tercatat sebesar 152,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Neraca pembayaran tetap terjaga, sementara neraca perdagangan telah mencatatkan surplus selama 62 bulan berturut-turut.

“Neraca perdagangan selama 62 bulan juga terjaga surplus, dan rasio utang kita juga masih relatif terjaga di 30 persen,” jelasnya.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 sebesar 5,12 persen melampaui ekspektasi sebelumnya. Namun, pemerintah sempat menargetkan pertumbuhan pada semester kedua berada di kisaran 5,2 persen.

“Kalau kita lihat ekonomi kita masih solid, dan memang rencana kita di semester kedua, kita menargetkan sasaran di 5,2 persen bisa dicapai, namun apa yang diumumkan tadi pagi, alhamdulillah kita kembali ke jalur 5 persen, jadi 5,12 persen,” imbuh Airlangga.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang kembali menembus angka 5 persen, Airlangga menegaskan bahwa Indonesia berada di posisi unggul secara global. Ia menyebut, Indonesia hanya berada di bawah Tiongkok yang tumbuh sebesar 5,2 persen, sementara negara lain seperti Malaysia, Singapura, AS, hingga Korea Selatan mencatatkan pertumbuhan lebih rendah.

“Sehingga di antara negara G20 dan ASEAN, kita salah satu yang tertinggi,” pungkasnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *