Realisasi Kredit Korporasi BRI Tumbuh 15,64 Persen jadi Rp278,78 Triliun hingga Kuartal II-2025
Pajak.com, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan kinerja positif dalam penyaluran kredit korporasi. Hingga kuartal II-2025 realisasinya tembus Rp278,78 triliun, tumbuh 15,64 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) di level sehat 1,61 persen.
Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya menjelaskan bahwa pertumbuhan ini menegaskan komitmen BRI untuk memperluas pembiayaan sektor produktif, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Riko juga menjelaskan bahwa BRI mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan, dengan fokus pada perusahaan yang memiliki keterkaitan langsung dengan rantai pasok (value chain) segmen usaha mikro.
“Kami terus berupaya mengoptimalkan potensi di sektor korporasi agar dapat menjangkau lebih banyak sektor ekonomi yang membutuhkan akses permodalan. Ekosistem ini tidak hanya memberikan peluang pertumbuhan bagi bisnis, tetapi juga mendukung stabilitas ekonomi secara lebih luas,” ujar Riko dalam keterangan resmi, dikutip Pajak.com pada Selasa (12/8/25).
Selain dari sisi pembiayaan, BRI juga memperkuat fungsi wholesale transaction banking melalui platform QLola, bagian dari transformasi menuju universal banking untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin kompleks. QLola menawarkan solusi terpadu bagi operasional bisnis korporasi, dilengkapi fitur real-time report dan account statement yang bisa diakses kapan saja.
Langkah ini menjadi bukti keseriusan BRI untuk berperan aktif dalam perekonomian nasional. BRI tidak hanya memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan, tetapi juga membangun portofolio pembiayaan yang seimbang dengan mendukung sektor korporasi strategis. Sektor ini memiliki kontribusi besar dalam penciptaan lapangan kerja dan penguatan struktur ekonomi nasional.
Sebagaimana diketahui, dengan berbagai inisiatif transformasi yang telah berjalan, kinerja keuangan BRI pada paruh pertama tahun 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan. Total aset BRI tumbuh 6,5 persen yoy menjadi Rp2.106,4 triliun.
Sementara itu, dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,0 persen yoy menjadi Rp1.416,6 triliun. Dari total kredit yang disalurkan tersebut, segmen UMKM masih mendominasi penyaluran kredit BRI dengan porsi 80,32 persen.

Comments