in ,

PT SMI Berikan Pembiayaan Proyek Energi Bersih PLTM Sion 21,2 Juta Dolar AS

FOTO : IST

PT SMI Berikan Pembiayaan Proyek Energi Bersih PLTM Sion 21,2 Juta Dolar AS

Pajak.com, Jakarta – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI sebagai special mission vehicle di bawah Kementerian Keuangan (Keuangan) menyalurkan pembiayaan senilai 21,2 juta dolar Amerika Serikat (AS) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Sion di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Direktur Operasional dan Keuangan SMI Aradita Priyanti menjelaskan bahwa dukungan terhadap proyek-proyek energi hijau menjadi bagian penting dari strategi SMI dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Terkait dengan komitmen PT SMI terhadap ESG dan juga terhadap pembiayaan proyek-proyek yang hijau dan berkelanjutan, dapat kami sampaikan bahwa per September 2025 untuk portofolio pembiayaan PT SMI yang berkait dengan energi terbarukan ini adalah sebesar 20,9 persen itu adalah terkait climate-related project, kemudian 9 persen adalah terkait dengan coal-fired,” ungkap Aradita dalam keterangan resminya, dikutip Pajak.com pada Kamis (13/11/25).

Aradita menjelaskan bahwa portofolio climate-related project SMI saat ini terdiri atas sektor energi terbarukan sebesar 15,7 persen, air minum dan sanitasi sebesar 2,0 persen, energi baru sebesar 1,6 persen, dan transportasi urban LRT sebesar 1,6 persen. Sebagai bagian dari kebijakan pembiayaan hijau, PT SMI sejak 2018 telah menerapkan moratorium terhadap proyek-proyek yang berkaitan dengan batu bara.

Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pembiayaan terhadap PT Citra Multi Energi dalam pembangunan PLTM Sion yang berlokasi di Desa Sionom Hudon Selatan. Proyek senilai 30,8 juta dolar AS ini memperoleh dukungan pinjaman sebesar 21,2 juta dolar AS dari PT SMI.

“Proyek ini juga mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan dan juga berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca dan juga mendukung pencapaian SDG, khususnya SDGs nomor 1, 7, 9, dan 13,” jelas Aradita.

Sejak beroperasi pada tahun 2024, PLTM Sion telah menghasilkan energi bersih sebesar 81,3 GWH per tahun yang menopang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Keberadaan pembangkit tersebut tidak hanya berperan dalam menyediakan pasokan listrik yang stabil, tetapi juga menciptakan lapangan kerja lokal serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak.

Dari sisi sosial, proyek ini turut meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memperluas akses terhadap energi listrik yang andal dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Sementara dari sisi lingkungan, PLTM Sion berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca sektor ketenagalistrikan dan mendukung target pengurangan jejak karbon nasional.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *