in ,

Pemerintah Siapkan Rp12,83 Triliun untuk Diskon Transportasi dan Bantuan Pangan Jelang Lebaran

Pemerintah Siapkan Rp12,83 Triliun untuk Diskon Transportasi dan Bantuan Pangan Jelang Lebaran

Pajak.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menyiapkan anggaran sebesar Rp12,83 triliun untuk program diskon transportasi, hingga bantuan pangan menjelaskan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri tahun 2026.

Adapun, program tersebut diluncurkan dalam skema Stimulus Ekonomi HBKN Idulfitri 2026 yang mencakup potongan atau diskon tarif di berbagai moda transportasi, serta bantuan pangan bagi jutaan keluarga penerima manfaat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa momentum lebaran secara historis telah terbukti mampu mengerek aktivitas ekonomi, termasuk sektor pariwisata.

“Lebaran Idulfitri terbukti di periode yang lama, termasuk Nataru [Natal dan Tahun Baru] meningkatkan mobilitas masyarakat dan kegiatan pariwisata sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat yang kemarin sampai dengan 5,39 persen,” ujar Airlangga dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi HBKN Idulfitri 2026, dikutip Pajak.com pada Rabu (11/2/26).

Airlangga mencatat adanya lonjakan mobilitas signifikan pada setiap periode HBKN. Pada Lebaran dan Idulfitri 2025 lalu, mobilitas masyarakat mencapai 154,62 juta orang, sementara periode libur Nataru mencapai 110,43 juta orang.

“Peningkatan mobilitas pada periode Lebaran dan Idulfitri 2025 itu mencapai mobilitas masyarakat 154,62 juta orang dan libur Nataru 110,43 juta, dan secara year on year satu tahun di tahun 2025 itu 5,11 persen, dan pada Desember penyumbang wisman [wisatawan mancanegara] 1,41 juta dan wisnus [wisatawan nusantara] 105,98 juta,” jelas Airlangga.

Menurut Airlangga, dengan dukungan stimulus ekonomi tahun ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah merencanakan perjalanan sekaligus membantu mengurangi kemacetan selama periode libur panjang 2026.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa untuk HBKN Idulfitri 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk program diskon tarif transportasi.

Diskon tersebut diberikan untuk berbagai moda, yakni kereta api dengan potongan 30 persen dari harga tiket untuk periode perjalanan 14 hingga 29 Maret 2026, serta angkutan laut PT Pelni yang juga memperoleh diskon 30 persen dari tarif dasar untuk periode 11 Maret hingga 5 April 2026.

Selain itu, angkutan penyeberangan ASDP mendapatkan pembebasan tarif jasa kepelabuhanan pada 12 hingga 31 Maret 2026. Sementara itu, angkutan udara memperoleh diskon 17 hingga 18 persen dari harga tiket untuk penerbangan domestik kelas ekonomi pada periode 14 hingga 29 Maret 2026.

Adapun, masyarakat sudah dapat membeli tiket dengan tarif diskon mulai 11 Februari 2026. Selain itu, pemerintah juga menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta untuk mengoptimalkan pengaturan mobilitas selama periode mudik.

Selain diskon transportasi, pemerintah kata Airlangga, juga menyiapkan anggaran Rp11,92 triliun untuk bantuan pangan. Bantuan tersebut berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan bagi sekitar 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan nantinya akan dilakukan sekaligus untuk dua bulan di awal ramadan.

Airlangga berharap kombinasi diskon transportasi, pengaturan pola kerja fleksibel, dan bantuan pangan dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mempertahankan kontribusi sektor transportasi dan pariwisata terhadap pertumbuhan nasional.

“Catatan terakhir, kami harapkan seluruh unit usaha, termasuk BUMN yang menjalankan program diskon, dapat menjaga agar pelaksanaannya berjalan dengan baik sampai dengan implementasinya. Hal ini juga termasuk industri swasta yang telah diberikan pengaturan dan regulasi terkait dengan program tersebut,” pungkas Airlangga.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *