in ,

Gejolak Timur Tengah, Pertamina Perkuat Mitigasi Operasional Ketahanan Energi

Gejolak Timur Tengah, Pertamina Perkuat Mitigasi Operasional Ketahanan Energi

Pajak.com, Jakarta – Di tengah gejolak geopolitik yang berkembang di kawasan Timur Tengah, PT Pertamina (Persero) perkuat mitigasi operasional untuk ketahanan energi. Pertamina sebagai tulang punggung energi Indonesia memastikan seluruh lini bisnis mulai dari penyediaan minyak mentah, hingga penyediaan kebutuhan BBM dan LPG domestik terus beroperasi secara optimal serta dalam kondisi terkendali.

Penguatan tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) serta otoritas setempat,

Pertamina mengidentifikasi tiga unit bisnis strategis yang bersinggungan langsung dengan dinamika di Kawasan Timur Tengah, yakni PT Pertamina International Shipping (PIS) terkait aktivitas pengangkutan energi global; Pertamina Internasional EP (PIEP) yang menjalankan operasi hulu di Basra, Irak; serta Pertamina Patra Niaga dalam pengadaan minyak mentah dan produk dari sumber di Kawasan Timur Tengah.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron, memastikan seluruh pekerja, operasional dan armada yang berada di area Timur Tengah termonitor secara intensif. Pertamina juga telah menyiapkan langkah mitigasi risiko serta memperkuat komunikasi dengan Kemenlu, KBRI, KJRI dan otoritas setempat guna menjaga kelancaran operasional dan keamanan kru.

“Pertamina terus memantau perkembangan dinamika energi global dan telah melakukan mitigasi guna memastikan kelancaran rantai pasok global dan ketahanan energi nasional tetap terjaga,” tegas Baron dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com pada Rabu (4/3/2026).

Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina memiliki portofolio sumber pasokan minyak mentah, produk BBM, dan LPG yang terdiversifikasi dari produksi dalam negeri maupun dari berbagai negara mitra. Diversifikasi ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan suplai di tengah dinamika geopolitik.

Selain itu, Pertamina juga mengoptimalkan operasional kilang domestik untuk menjaga keseimbangan produksi dan distribusi. Dengan pengelolaan pasokan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, perusahaan memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat tetap dalam kondisi aman, memadai, dan terkendali.

“Sebagai garda terdepan energi nasional, Pertamina memperketat pengawasan dan mengupayakan ketahanan pasokan crude, BBM, dan LPG tetap aman untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Baron.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *