in ,

Airlangga Lapor ke Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Dipastikan Naik, IHSG “All Time High”

foto : ist

Airlangga Lapor ke Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Dipastikan Naik, IHSG “All Time High”

Pajak.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kinerja perekonomian Indonesia hingga akhir tahun menunjukkan tren positif dan stabil. Berbagai indikator makroekonomi dinilai masih terjaga dengan baik, bahkan pasar keuangan mencatatkan capaian penting dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level all time high.

Airlangga menyampaikan bahwa sejak Januari, IHSG telah meningkat sekitar 20 persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Asia. Selain itu, kinerja perdagangan luar negeri juga tetap solid dengan neraca perdagangan mencatatkan surplus sebesar 2,39 miliar dolar Amerika Serikat (AS), sementara secara tahun berjalan transaksi berjalan juga masih surplus sekitar 4 miliar dolar AS.

Di sisi lain, sektor keuangan tercatat mengalami defisit sebesar 8,1 miliar dolar AS, namun kondisi tersebut dinilai masih dapat dikelola dengan baik.

Pertama kami laporkan bahwa situasi indikator ekonomi makro sampai akhir tahun ini masih baik. Termasuk terkait dengan indeks harga saham pun all time high dari Januari naik 20 persen dan ini salah satu tertinggi di Asia,” kata Airlangga dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, dikutip Pajak.com pada Selasa (16/12/25).

Dari sisi domestik, pertumbuhan kredit perbankan tetap terjaga pada level 7,36 persen. Selain itu, uang primer yang sebelumnya digelontorkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa juga tumbuh cukup tinggi, yakni sebesar 13,3 persen atau mencapai Rp2.136 triliun.

Menurut Airlangga, dorongan likuiditas tersebut akan memberikan dampak positif, baik pada tahun berjalan maupun terhadap kinerja ekonomi tahun depan.

Dengan dukungan realisasi anggaran kementerian dan lembaga yang dinilai berjalan baik, Airlangga optimistis target pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,2 persen dapat tercapai. Ia juga memperkirakan bahwa pada kuartal IV-2025, laju pertumbuhan ekonomi berpotensi meningkat hingga berada di atas 5,4 persen.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa untuk menjaga momentum pertumbuhan dari sisi konsumsi, pemerintah terus mendorong berbagai program belanja pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satunya melalui belanja daring yang berlangsung pada 12 hingga 16 Desember, dengan target transaksi mencapai Rp34 triliun, sejalan dengan tren belanja global seperti Black Friday.

Selain itu, program “Belanja di Indonesia Saja” juga digelar dengan melibatkan pusat-pusat perbelanjaan yang menawarkan diskon hingga 80 persen. Program ini ditargetkan mampu menghasilkan transaksi sekitar Rp30 triliun.

Sementara itu, di sektor ritel modern dan ritel kecil, program belanja yang berlangsung sepanjang 1 hingga 31 Desember diproyeksikan mencatatkan transaksi sebesar Rp56 triliun.

Secara keseluruhan, Airlangga memperkirakan total nilai belanja masyarakat sepanjang Desember dapat mencapai kisaran Rp110 triliun hingga Rp120 triliun. Ia berharap lonjakan konsumsi tersebut dapat menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Tak hanya itu, pemerintah juga menggenjot sektor pariwisata dengan menggelar 37 agenda kegiatan sepanjang Desember. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong pergerakan masyarakat serta memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *