Menu
in ,

Sinergi BI-KemenkopUKM Rilis Pusat Wastra Nusantara

Sinergi BI dan KemenkopUKM Rilis Pusat Wastra Nusantara (PWN)

FOTO: IST

Pajak.comJakarta – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUKM) bersama Bank Indonesia (BI) bersinergi meluncurkan Pusat Wastra Nusantara (PWN) pada hari ini (30/7) secara virtual. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan, PWN merupakan etalase (showcase) wastra (kain nusantara) berkualitas yang berasal dari UMKM binaan 46 Kantor Perwakilan BI.

“Peluncuran Pusat Wastra Nusantara (PWN) adalah bentuk sinergi dan komitmen antara KemenKopUKM bersama BI dalam mendukung serta mengembangkan UMKM dan ekonomi kreatif di Indonesia. PWN hadir dalam platform daring PWN, sementara showcase PWN secara fisik berlokasi di lantai dasar Gedung Smesco Indonesia di Jakarta,” kata Teten.

Ia berharap PWN mampu membantu mempersiapkan UKM masa depan yang berbasis kreativitas dan teknologi, termasuk future fashion yang merupakan salah satu pilar wastra nusantara. Karena, PWN hadir sebagai bentuk terobosan kolaborasi antar kementerian/lembaga untuk mendorong implementasi kebijakan yang dapat dirasakan secara nyata terutama di tengah pandemi COVID-19.

“Semoga Pusat Wastra Nusantara ini dapat melahirkan banyak ide brilian, inovasi model bisnis terkait wastra nusantara, dan karya keren, yang tentunya relevan dengan generasi muda kita untuk juga mencintai kekayaan budaya asli nusantara. Secara khusus, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah mendukung penuh dan mensponsori pembangunan Pusat Wastra Nusantara di Gedung Smesco ini,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono mengemukakan, pengembangan PWN sebagai kanal pemasaran dan media promosi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi UMKM, serta menjadi rujukan bagi pecinta wastra, sarana edukasi bagi masyarakat umum, dan sebagai media untuk memperluas kanal pemasaran produk UMKM.

Doni mengatakan, melalui pembinaan yang dilakukan dari hulu hingga hilir, terintegrasi, dan bersinergi dengan stakeholders serta otoritas terkait, BI senantiasa berupaya untuk mendorong pengembangan 179 UMKM wastra dari seluruh Indonesia, untuk dapat menghasilkan produk bernilai tinggi dan mendorong akses pasar melalui berbagai pameran dan kegiatan seperti Karya Kreatif Indonesia dan juga PWN.

“Dari sisi pembiayaan, berdasarkan data terakhir Juni 2021 untuk kredit UMKM telah menunjukkan sinyal positif dengan pertumbuhan sebesar 2,35 persen, lebih tinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya,” kata Doni.

Ia juga memastikan, BI senantiasa berupaya mendukung sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal bagi UMKM juga masyarakat melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai standar sistem pembayaran QR Code di Indonesia.

“Hingga minggu ke-3 Juli 2021 terdapat 8,1 juta merchant yang terdaftar menggunakan QRIS dan 86 persennya merupakan UMKM,” ucapnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Smesco Leonard Theosabrata menambahkan, hadirnya PWN di Smesco sudah sangat sejalan dengan agenda Smesco sebagai pusat layanan UKM. Tak hanya itu, lanjut Leonard, PWN memperkaya khasanah Smesco sebagai center of excellence yang saat ini memiliki program Sparc Campus untuk mempersiapkan generasi UKM masa depan menghadapi tantangan revolusi industri 4.0—dengan menerapkan standar baru dalam proses penciptaan produk dan karya inovatif khas Indonesia.

“Diharapkan Pusat Wastra Nusantara akan menjadi episentrum kebangkitan ekonomi bagi pelaku UMKM kain tradisonal dan pelibatan desainer milenial yang akrab dengan dunia digital akan menghasilkan sasaran cakupan konsumen yang kita sasar akan lebih global,” ujar Leonard.

Leave a Reply