Janji Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan: Biaya Haji Lebih Bersahabat dengan Rakyat Indonesia
Pajak.com, Jakarta – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) berjanji akan mengupayakan biaya haji lebih bersahabat dengan rakyat Indonesia. Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Saya bergembira presiden sampaikan, ’lakukan apa yang perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik untuk jemaah haji kita’. Banyak hal yang harus kita lakukan, termasuk berpikiran atau berupayakan bagaimana biaya haji lebih bersahabat untuk masyarakat Indonesia,” ungkap Gus Irfan kepada awak media, di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Pajak.com (10/9/25).
Ia juga mengatakan, Prabowo memintanya untuk mendesain kebijakan yang mampu memberikan pelayanan terbaik untuk ibadah haji dan umrah. Salah satunya dengan mengimplementasikan Kampung Haji di Arab Saudi mulai tahun 2028.
Kampung Haji dirancang untuk memudahkan akses dan pelayanan jemaah haji Indonesia. Rencananya, Kampung Haji akan dibangun sedekat mungkin dengan Masjidil Haram sehingga jemaah tidak harus menempuh jarak jauh untuk beribadah.
“Pada [9/9/25], kami dan Danantara akan ke Jeddah memastikan lokasi yang kota yang diambil. Karena bulan kemarin sudah melihat beberapa calon lokasi dan Insyaallah, besok kita akan putuskan mana yang akan kita ambil. Mungkin ada beberapa tower 1 – 2 tower diharapkan tahun 2028 bisa dipakai,” ungkap Gus Irfan.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa pendirian Kementerian Haji dan Umrah tidak membuat pemerintah menambah beban anggaran baru. Kementerian ini menggunakan anggaran yang telah dialokasikan kepada Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) dan Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) pada tahun 2025.
“Tidak ada anggaran baru, anggaran kita [dari] BP Haji lama ditambah peralihan anggaran dari Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah ke Kementerian Haji dan Umrah,” jelas Gus Irfan.
Pada kesempatan sebelumnya, Prabowo memastikan akan berupaya menurunkan biaya haji semurah-murahnya sekaligus meningkatkan layanannya.
“Pemerintah kita, khususnya di bawah kepemimpinan saya, akan berusaha sekeras tenaga untuk memberi pelayanan terbaik, kita berjuang keras untuk menurunkan biaya haji, semurah-murah yang kita mampu,” tegas Prabowo dalam acara Peresmian Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang turut disiarkan dalam YouTube Sekretariat Presiden, pada (4/5/25).
Sebagai informasi, Kemenag dan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 untuk jemaah haji reguler rata-rata sebesar Rp89.410.258,79 dengan asumsi kurs 1 dolar Amerika Serikat (AS) sebesar Rp16.000 dan 1 rial saudi (SAR) senilai Rp4.266,67. Biaya ini turun dibanding biaya haji tahun 2024 yang mencapai Rp93.410.286,00.

