Menu
in ,

Menkeu Purbaya Ungkap Jurus Jitu Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen pada 2026

foto : ist

Menkeu Purbaya Ungkap Jurus Jitu Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen pada 2026

Pajak.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan strategi pemerintah untuk menjaga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia agar mencapai 5,4 persen pada 2026.

Purbaya menjelaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2026 merupakan pijakan awal yang realistis, namun belum sepenuhnya cukup untuk menyerap peningkatan jumlah pencari kerja.

Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan langkah lanjutan agar pertumbuhan ekonomi dapat dipacu lebih tinggi hingga mendekati 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong peran aktif seluruh sektor ekonomi, baik pemerintah maupun swasta, agar bergerak bersama memperluas kapasitas produksi dan penciptaan lapangan kerja.

Menurut Purbaya, salah satu kunci utamanya adalah mengaktifkan kembali sektor-sektor ekonomi yang sempat stagnan agar mampu berkontribusi maksimal terhadap pertumbuhan nasional. Penguatan sektor strategis menjadi fokus utama pemerintah.

Purbaya menyoroti pentingnya peran sektor manufaktur, pertanian, dan energi sebagai penggerak utama ekonomi. Selain itu, penguatan iklim investasi dan pasar modal juga dipandang sebagai pilar penting untuk mendukung pertumbuhan jangka menengah dan panjang.

“Fokus saya adalah menjaga fondasi perekonomian. Capital market akan ikut karena size of company akan bertumbuh juga,” jelas Purbaya dalam sebuah acara, dikutip Pajak.com pada Rabu (17/12/25).

Ia menekankan bahwa pasar modal yang berkembang akan menciptakan peluang bagi perusahaan-perusahaan besar untuk tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian.

Di sisi lain, Purbaya mengakui adanya tantangan dalam melakukan penyesuaian dan perbaikan pada sistem ekonomi yang selama ini dinilai belum sepenuhnya optimal. Meski demikian, ia tetap optimistis Indonesia mampu melampaui target pertumbuhan 5,4 persen pada 2026.

Dalam kesempatan itu, Purbaya menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang stabil harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Dampak konkret seperti harga kebutuhan pokok yang terjangkau dan akses pekerjaan yang semakin terbuka menjadi indikator utama keberhasilan kebijakan ekonomi. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat akan meningkat ketika fondasi ekonomi kuat dan berfungsi secara optimal.

Purbaya optimistis bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju dalam 10 hingga 15 tahun mendatang. Dengan kebijakan fiskal yang tepat, pengelolaan ekonomi yang disiplin, serta sinergi lintas sektor, Indonesia diharapkan mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah dan bergerak menuju perekonomian yang lebih maju dan sejahtera.

Leave a Reply

Exit mobile version