Ini Strategi Prabowo Menjadikan Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia
Pajak.com, Jakarta – Pemerintah terus memperkuat agenda reformasi dan hilirisasi untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
Amran menyebutkan salah satu terobosan besar yang berhasil diwujudkan pemerintah adalah penyederhanaan sistem distribusi pupuk.
“Jadi, pupuk dulu distribusinya dan regulasi yang mengikat 145. Sebanyak 12 menteri harus paraf baru bisa dikirim, kemudian juga harus diketahui 38 gubernur dan 514 bupati dan wali kota se-Indonesia baru pupuk tiba di lapangan. Berkat penyederhanaan, kelangkaan pupuk yang selama ini menjadi keluhan utama petani kini sudah tidak lagi terdengar di lapangan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (13/10/25).
Menurutnya, berdasarkan hasil kunjungan ke delapan provinsi dalam dua minggu terakhir, petani menyampaikan rasa terima kasih karena distribusi pupuk sudah berjalan baik.
“Luar biasa dukungan beliau [Prabowo], ada regulasi inpres [Instruksi Presiden] sektor pangan, ada 17, kita bongkar. Pupuk, dulu kami keliling seluruh Indonesia, teriakannya petani satu suara, tone-nya sama, pupuk kurang, pupuk langka, pupuk mahal. Alhamdulillah, sekarang pupuk sudah diterima dengan baik,” ungkap Amran.
Selain itu, pemerintah tengah melaksanakan program perbaikan irigasi pertanian secara besar-besaran melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, Serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.
“Perbaikan irigasi seluas dua juta hektare akan dilakukan secara terintegrasi tanpa sekat administratif antarprovinsi maupun kabupaten,” tandanya.
Secara simultan, terdapat pula program akselerasi alat dan mesin pertanian (alsintan), perluasan lahan produktif, serta peningkatan kapasitas petani di berbagai daerah.
“Alat mesin pertanian, oplah [optimasi lahan] cetak sawah, kita lakukan akselerasi. Mimpi terbesar kita, Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” pungkasnya.
Pemerintah juga telah meluncurkan Program Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan global.

