Dorong Ekspor dan Serap Ribuan Tenaga Kerja, PT Long Well International Dapat Fasilitas Kawasan Berikat
Pajak.com, Semarang – Guna memperkuat investasi dan mendorong ekspor nasional, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng DIY) resmi memberikan fasilitas kawasan berikat kepada PT Long Well International, perusahaan industri sepatu olahraga yang berlokasi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Fasilitas kawasan berikat ini merupakan bentuk dukungan fiskal dan prosedural dari pemerintah bagi industri berorientasi ekspor. Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Jateng DIY R. Megah Andiarto menjelaskan bahwa kawasan berikat adalah tempat penimbunan berikat untuk menampung barang impor dan/atau barang dari dalam negeri yang akan diolah atau digabungkan sebelum diekspor.
“Fasilitas ini diberikan untuk mendorong ekspor, meningkatkan investasi, serta menciptakan lapangan kerja baru. Dengan adanya fasilitas kawasan berikat, pelaku usaha mendapat insentif fiskal dan kemudahan prosedural, sehingga diharapkan semakin berdaya saing di pasar global,” ujar Megah dalam keterangan resminya, dikutip Pajak.com pada Senin (28/7/25).
Fasilitas kawasan berikat memberikan manfaat seperti pembebasan bea masuk, tidak dipungut pajak dalam rangka impor (PDRI), serta penyederhanaan proses kepabeanan. Dengan fasilitas ini, pelaku usaha memiliki fleksibilitas dan efisiensi dalam rantai produksinya.
PT Long Well International merupakan salah satu perusahaan padat karya dengan orientasi ekspor tinggi. Perusahaan ini memproduksi sepatu olahraga yang akan diekspor ke berbagai negara tujuan seperti Amerika Serikat (AS), Jepang, Belanda, Inggris, Jerman, dan Korea Selatan.
Dalam kesempatan itu, Direktur PT Long Well International Tsai Yi Chang menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Bea Cukai. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kanwil Bea Cukai Jateng DIY atas kepercayaan dan fasilitas yang diberikan. Kami akan memanfaatkan fasilitas kawasan berikat ini secara maksimal untuk mendukung kegiatan produksi dan ekspor,” ungkap Tsai.
Dari sisi kontribusi ekonomi, PT Long Well International telah merealisasikan investasi sebesar Rp690,8 miliar pada tahun 2025. Selain itu, perusahaan ini telah menyerap sebanyak 3.140 tenaga kerja, dan menargetkan peningkatan signifikan hingga mencapai 16.700 tenaga kerja pada tahun 2029.
Dari sisi ekspor, devisa yang dihasilkan oleh perusahaan pada tahun ini tercatat sebesar Rp158,9 miliar. Angka ini diproyeksikan melonjak drastis menjadi Rp5 triliun dalam empat tahun mendatang, seiring peningkatan kapasitas produksi dan perluasan pasar ekspor.
Langkah strategis Bea Cukai ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Kanwil Bea Cukai Jateng DIY terus berkomitmen untuk memberikan fasilitas fiskal yang tepat guna dan menciptakan ekosistem industri ekspor yang lebih kompetitif.

