Menpora dan Menparekraf Apresiasi Kesuksesan Pameran Apkasi Otonomi Expo 2024
Pajak.com, Jakarta – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berhasil mendatangkan puluhan ribu pengunjung ke pameran Apkasi Otonomi Expo (AOE) dan Apkasi Procurement Network (APN) Tahun 2024 pada 10 – 12 Juli 2024, di Hall A dan Hall B Gedung JCC Senayan. Kesuksesan tersebut diapresiasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.
Selain pameran, Apkasi juga mengemas acara ini dengan menghadirkan side event berupa talkshow, berbagai perlombaan, fashion show dari finalis jebolan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2024, hingga menampilkan tarian berbagai daerah.
“Acara seperti ini tentu sangat penting bagi peserta pameran untuk meningkatkan promosi potensi unggulan daerah, termasuk tadi memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak muda, putra-putri daerah tampil membawakan kreativitasnya, seperti menampilkan tarian seni budaya. Ini tentu harus kita apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah, yang telah memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah tampil di event sebesar ini,” ungkap Dito saat penutupan acara AEO dan APN 2024, dikutip Pajak.com, (15/7).
Ia juga mengapresiasi jajaran Dewan Pengurus Apkasi serta pemerintah kabupaten (pemkab) yang sangat kompak menggelar pameran promosi potensi daerah tersebut.
“Kita sangat mengapresiasi Ketum (Ketua Umum) Apkasi, yang sudah rutin membuat Apkasi Otonomi Expo. Kita bisa lihat, ketika kita datang ke JCC ini, bisa langsung mempelajari bagaimana perkembangan kemajuan kabupaten se-Indonesia. Kemudian, hal paling penting adalah bagaimana seluruh bupati, seluruh kepala dinas dan jajarannya di sini bisa bertemu dan saling bertukar informasi maupun opportunity,” ungkap Dito.
Apresiasi seirama turut diungkapkan Sandiaga Uno dalam sebuah video. Ia mengapresiasi komitmen Apkasi dalam membangun daerah melalui berbagai promosi potensi, termasuk mendorong pemanfaatan platform digital, seperti e-catalog LKPP untuk mendukung program digitalisasi pemerintah.
“Selamat bagi seluruh jajaran pengurus Apkasi yang telah berhasil melaksanakan pameran Apkasi Otonomi Expo dan Apkasi Procurement Network Tahun 2024. Acara ini tentu kita harapkan mampu meningkatkan strategi, termasuk optimalisasi berbagai promosi komoditas unggulan daerah dan UMKM (usaha mikro kecil menengah) daerah. Saya berharap, kolaborasi pentahelix terus kita manfaatkan untuk meningkatkan perekonomian daerah dan UMKM,” tambah Sandiaga Uno.
Ketum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerjaan berterima kasih atas apresiasi yang disampaikan oleh kedua menteri. Ia juga mengapresiasi seluruh peserta maupun pengunjung atas kemeriahan dan keberhasilan acara tahunan Apkasi ini.
“Rakernas dan pameran berjalan dengan baik. Saya tentu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran Apkasi yang sangat mendukung seluruh acara ini. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta eksibitor yang telah memberikan warna-warni, sehingga setiap stand terlihat menarik. Saya berharap tahun depan kita bisa laksanakan yang lebih meriah,” harap Bupati Dharmasraya ini.
Hal senada juga disampaikan Bendahara Umum Apkasi Ratu Tatu Chasanah. Ia memastikan keberhasilan dan lancarnya pelaksanaan kegiatan pameran AOE dan APN 2024.
“Saya berharap, daerah mendapatkan pelajaran berharga dari pameran ini, baik soal promosi potensi daerah, termasuk pengetahuan tentang e-catalog LKPP yang harus kita dukung untuk memajukan perusahaan dalam negeri melalui TKDN (tingkat kandungan dalam negari (TKDN), termasuk memberikan peluang bagi UMKM dalam pengadaan barang/jasa pemerintahan,” ungkap Bupati Serang ini.
Direktur Eksekutif Apkasi sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Acara Sarman Simanjorang menambahkan bahwa AOE dan APN 2024 telah dimeriahkan dengan penampilan seni budaya, yaitu tari Labuhan Merapi (Kabupaten Sleman), Merudung Pebatun de Bernuansa (Kabupaten Bulungan), Mawurake (Kabupaten Morowali Utara), Gamparan Belapati (Kabupaten Serang), Pineng Ngerabung Sanggagh (Kabupaten Lampung Tengah), Tatak Manapu Kopi (Kabupaten Pakpak Bharat), Purnamasari Pakuan Pajajaran (Kabupaten Bogor), dan Wiwi Ndahi (Kabupaten Kolaka).
“Sebenarnya, animo peserta dari daerah untuk mengirimkan kelompok penari sangat tinggi. Bahkan, kami harus membatasi jumlah peserta mengingat berbagai pertimbangan waktu tampil yang sangat terbatas. Kami berharap, panggung untuk generasi muda, nantinya semakin terbuka dan para muda-mudi ini mendapatkan jam tampil dalam mempromosikan budaya daerahnya, khususnya tari-tarian yang menurut saya sangat menawan,” ungkap Sarman.
Ia juga memastikan bahwa Apkasi telah berupaya menghadirkan rangkaian side event yang menarik bagi pengunjung. Dengan begitu, pengunjung bisa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan mengenai ragam potensi daerah. Berdasarkan data akses dan registrasi di pintu masuk, jumlah pengunjung pameran AOE dan APN 2024 mencapai sekitar 10.000 orang.
“Inovasi dan kreativitas tentu akan kami lakukan, sehingga AOE dan APN tetap menjadi event pameran potensi daerah terbesar di Indonesia. Apkasi tahun ini juga memeriahkan pameran dengan pengundian doorprize dengan hadiah utama, yakni sepeda motor dan puluhan hadiah lainnya, seperti AC (air conditioner), smartphone, smartwatch, hingga tablet terbaru. Apkasi juga mengumumkan pemenang Anugrah Jurnalistik Apkasi 2024 kategori media cetak dan media on-line. Lalu, video kreatif dan stand terbaik untuk AOE dan APN 2024,” ungkap Sarman.

