Menu
in ,

Pertamina dan GIZ Jerman Teken MoU, Akselerasi Program Dekarbonisasi dan Transisi Energi 

Foto: Pertamina

Pertamina dan GIZ Jerman Teken MoU, Akselerasi Program Dekarbonisasi dan Transisi Energi 

Pajak.com, Jakarta – PT Pertamina (Persero) dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH teken Memorandum of Understanding (MoU), di Gedung Pertamina Club, Jakarta Selatan. Kedua belah pihak sepakat bekerja sama dalam mengakselerasi program dekarbonisasi dan efisiensi energi, pembangunan infrastruktur hijau berkelanjutan, transisi energi, pendampingan terkait pembiayaan berkelanjutan dari institusi internasional, perlindungan iklim dan lingkungan, ekonomi hijau, serta implementasi Sustainable Development Goals (SDGs).

Adapun GIZ merupakan sebuah entitas milik Pemerintah Federal Jerman yang berfokus pada kerja sama internasional.

Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini menyampaikan apresiasi kepada GIZ atas sinergi strategis yang telah terjalin untuk memajukan program keberlanjutan yang berfokus pada transisi energi dan penguatan pembangunan sosial perseroan.

“Dukungan yang kami harapkan terbagi dalam dua aspek, yaitu program yang berkaitan dengan dekarbonisasi dan bisnis rendah karbon. Tantangan kami di Pertamina adalah bagaimana mengoptimalkan sumber daya dalam negeri dan mengurangi emisi karbon,” ujar Emma dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (11/12/25).

Ia optimistis, Pertamina mampu menjaga pasokan energi sekaligus mengurangi emisi karbon melalui penandatanganan MoU bersama GIZ. Dengan bersinergi, Pertamina dapat memiliki akses yang lebih luas untuk menghimpun sumber pendanaan internasional.

“Kerja sama ini akan membuka jalan bagi Pertamina untuk menuju pembiayaan hijau serta berbagai skema pendanaan dengan fitur fasilitas pengurangan risiko yang dibutuhkan oleh proyek-proyek hijau yang belum sepenuhnya layak secara komersial,” ungkap Emma.

Menurutnya, Pertamina memiliki banyak inisiatif dan aspirasi yang dapat diaktualisasikan bersama GIZ. Pertamina dan GIZ optimistis mampu memperkuat ekosistem transisi energi nasional sekaligus mendorong terciptanya model bisnis baru berbasis rendah karbon yang berdaya saing tinggi.

Country Director GIZ for Indonesia ASEAN Hans-Ludwig Bruns menyambut baik kolaborasi bersama Pertamina sebagai perusahaan yang memiliki visi transisi energi dan energi hijau. Sebelumnya, GIZ juga sudah bekerja sama dengan beberapa anak perusahaan Pertamina pada sektor kesehatan dan energi.

“Kami berkomitmen untuk mendukung studi teknis, pengembangan kapasitas, dan fasilitasi teknologi yang diperlukan guna membantu menjadikan Pertamina Group sebagai pionir transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Hans-Ludwig-Bruns.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengapresiasi proyek pengembangan di sektor efisiensi energi dan infrastruktur hijau serta transisi energi sebagai bentuk upaya keberlanjutan di Pertamina.

“Pertamina, bersama dengan seluruh subholding dan anak perusahaannya, turut berperan aktif dalam menjalankan inisiatif-inisiatif yang berdampak langsung pada capaian SDGs,” ujar Baron.

Ia menegaskan bahwa komitmen tersebut juga sejalan sejalan dengan penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Leave a Reply

Exit mobile version