Menu
in ,

Ketua MPR Soroti Program Penguatan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan Pemerintahan Prabowo 

Foto: Aprilia Hariani

Ketua MPR Soroti Program Penguatan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan Pemerintahan Prabowo 

Pajak.com, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menyoroti program penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan kebijakan ekonomi kerakyatan yang digulirkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikannya dalam Sidang Tahunan MPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada (15/8/25).

“Dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto di tahun pertama ini, kita menyaksikan tekad yang kuat untuk mengamalkan spirit pesan tersebut, yaitu untuk menjadikan Indonesia negara besar dan kuat yang bukan hanya sanggup bertahan, tetapi kompetitif dan berdaulat di pentas dunia. Arah pembangunan kembali diletakkan pada [salah satunya] penguatan UMKM menjadi motor penting untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan tangguh dalam menghadapi ketidakpastian global,” jelas Ahmad, dikutip Pajak.com, (16/8/25).

Sebagaimana diketahui, Prabowo mengeluarkan kebijakan penghapusan utang UMKM di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024. Prabowo juga memperpanjang kebijakan insentif tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen bagi pelaku UMKM hingga akhir tahun 2025. Dari segi pemberian permodalan, pemerintah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun ini sebesar Rp300 triliun.

Ahmad juga mengapresiasi upaya pemerintah mewujudkan kemandirian pangan, ketahanan energi, pertahanan nasional, keunggulan teknologi, program hilirisasi, pembangunan wilayah perbatasan, dan digitalisasi pelayanan publik.

“Kita patut bersyukur atas pencapaian pemerintah yang layak dicatat dan mulai dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Ahmad pun menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai sebuah investasi besar bagi masa depan bangsa. Pasalnya, saat ini gizi buruk dan stunting masih menjadi tantangan serius bagi Indonesia.

“Melalui program ini, pemerintah memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses pada makanan bergizi, sehingga mereka bisa tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Lebih daripada itu, program ini telah menjadi penggerak ekonomi lokal dan instrumen pemerataan ekonomi,” kata Ahmad.

Seirama dengan itu, Koperasi Merah Putih yang belum lama diluncurkan juga dinilai sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat untuk menjadi kuat secara ekonomi. Menurut Ahmad, gerakan strategis ini bertujuan membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak kepada rakyat kecil.

“Program pemeriksaan kesehatan gratis pun merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memastikan setiap rakyat memiliki hak atas tubuh yang sehat. Dengan pemeriksaan kesehatan gratis, dapat mencegah penyakit sejak dini dan memastikan masyarakat mendapatkan perawatan yang layak. Dengan kata lain, kita telah melangkah di jalur yang benar,” ungkap Ahmad.

Leave a Reply

Exit mobile version