Menu
in ,

Airlangga Dorong Penguatan Brand Lokal agar Mampu Bersaing di Pasar Global

FOTO : IST

Airlangga Dorong Penguatan Brand Lokal agar Mampu Bersaing di Pasar Global

Pajak.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong penguatan brand lokal agar mampu bersaing di pasar global. Ia menegaskan bahwa tren pendekatan lokal dan merek lokal terus menguat setelah pandemi COVID-19.

Airlangga menyebut, perubahan perilaku konsumen ini menjadi momentum penting bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar.

“Tren lokal approach dan lokal brand terus menguat pasca pandemi COVID-19 dan konsumsi ini semakin bangga menggunakan produk buatan Indonesia,” ujar Airlangga dalam acara puncak Hari Ritel Nasional yang diselenggarakan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dengan tema “Kebangkitan Ritel: Bertumbuh Bersama UMKM Bergerak ke Pasar Global”, dikutip Pajak.com pada Selasa (11/11/25).

Berdasarkan data Nielsen IQ, nilai transaksi produk dalam negeri selama Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 mencapai Rp16 triliun, naik signifikan dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp12 triliun. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk lokal.

Ia menambahkan, kebanggaan terhadap produk Indonesia semakin nyata dengan keberhasilan sejumlah brand retail menembus pasar internasional. Di sektor food and beverage (F&B), Kopi Kenangan kini hadir di lima negara, yakni Malaysia, Singapura, Filipina, India, dan Australia. Sementara itu, Tanah Merah, Sari Ratu, dan Sate Khas Senayan telah memperluas jangkauannya hingga Amsterdam.

Kesuksesan serupa juga diraih oleh Es Gentong Ice Cream yang kini beroperasi di Singapura, serta Jco Donuts & Coffee yang memiliki jaringan internasional di Malaysia, Singapura, Hongkong, Filipina, hingga Arab Saudi. Tidak hanya di sektor F&B, merek nonkuliner seperti Color Fox, Alfamart, dan United E-Motor juga berhasil menjajakan produk Indonesia di pasar global.

Menurut Airlangga, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain global, bukan sekadar pasar bagi produk luar negeri. Oleh karena itu, ia menilai penting bagi seluruh pihak untuk memperkuat citra merek Indonesia di dunia internasional.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memperluas kehadiran produk lokal di toko swalayan luar negeri dan menghadirkan Pop Up Stores di berbagai kota besar dunia. Strategi ini juga dapat diperkuat melalui kerja sama dengan diaspora Indonesia serta konsultasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di masing-masing negara.

Airlangga menegaskan, sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memperkuat posisi produk lokal di kancah global. Dengan dukungan bersama, produk Indonesia diyakini mampu menjadi simbol kualitas dan kebanggaan bangsa di pasar dunia.

Leave a Reply

Exit mobile version