Pajak Bertutur 2025: Kanwil DJP Jaksus Pupuk Kesadaran Pajak Mahasiswa
Pajak.com, Jakarta – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus (Kanwil DJP Jaksus) bekerja sama dengan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan kegiatan Pajak Bertutur bertajuk Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju di Kampus Kramat 98, Jakarta, (27/8/25). Kegiatan yang diikuti mahasiswa dari berbagai program studi ini merupakan upaya DJP untuk memupuk kesadaran pajak sejak di bangku kuliah.
Adapun Pajak Bertutur 2025 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, baik secara luring maupun daring, dengan melibatkan peserta dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi sebagai wujud komitmen DJP dalam menanamkan kesadaran pajak sejak dini agar tumbuh generasi yang bertanggung jawab terhadap keberlanjutan bangsa.
“Melalui Pajak Bertutur, kami ingin mengajak mahasiswa untuk lebih memahami arti penting pajak sebagai tulang punggung pembangunan. Generasi muda adalah penerus bangsa, sehingga kesadaran pajak sejak dini akan menjadi pondasi kuat bagi Kemajuan Indonesia,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Kanwil DJP Jaksus Rino Sugiarto dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (28/8/25).
Kanwil DJP Jaksus berharap, kegiatan ini dapat memperkuat literasi perpajakan di kalangan mahasiswa serta menumbuhkan generasi penerus yang sadar dan taat pajak. Sinergi antara DJP dan dunia pendidikan akan terus dilanjutkan sebagai upaya bersama dalam membangun Indonesia yang lebih maju.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Program Studi S1 Manajemen UBSI Eka Dyah Setyaningsih. Menurutnya, momentum ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan otoritas pajak dalam meningkatkan kesadaran perpajakan di kalangan generasi muda.
“Kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan DJP untuk mencetak agen-agen perubahan yang siap menyebarkan semangat sadar pajak di masyarakat.” jelasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, hadir pula Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dalam sesi Dirjen Pajak Menyapa. Dalam pesannya, ia menegaskan pentingnya kontribusi pajak dalam mendukung pembangunan negara, salah satunya untuk sektor pendidikan yang mendapatkan alokasi sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau senilai Rp724,3 triliun.
Setelah sesi tersebut, para Penyuluh Pajak Kanwil DJP Jaksus menyampaikan materi terkait peran APBN dan manfaat pajak yang dikemas interaktif melalui permainan edukatif . Cara ini diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman sekaligus antusiasme mahasiswa.

