Kantongi Izin Kawasan Berikat Berinsentif Pajak, Perusahaan Kosmetik Ini Siap Ekspor ke AS
Pajak.com, Jawa Tengah – PT Aesthetic and Health Beauty resmi mengantongi izin pemanfaatan fasilitas Kawasan Berikat dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY). Melalui fasilitas berinsentif pajak ini perusahaan kosmetik yang beroperasi di Kabupaten Demak tersebut, siap mengekspor produk bedak, perona bibir, perona mata, alas bedak, concealer, dan perona pipi hingga ke Amerika Serikat (AS).
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY R. Megah Andiarto menjelaskan bahwa Kawasan Berikat merupakan tempat penimbunan barang impor dan/atau barang dari dalam negeri untuk diolah, dirakit, atau digabungkan sebelum diekspor.
Melalui fasilitas Kawasan Berikat, perusahaan memperoleh insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk serta tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) atas impor bahan baku.
“Fasilitas Kawasan Berikat bertujuan untuk mendorong ekspor, memperkuat daya saing industri dalam negeri, dan menciptakan lapangan kerja. Bea Cukai terus berkomitmen memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang berorientasi ekspor, termasuk sektor kosmetik yang kini kian berkembang,” jelas Megah dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (10/11/25).
Ia memastikan pemberian fasilitas Kawasan Berikat kepada PT Aesthetic and Health Beauty telah sesuai dengan prosedur dan prospek bisnis. Perusahaan ini mencatatkan investasi senilai Rp181 miliar pada tahun 2025 dan ditargetkan meningkat menjadi Rp436 miliar pada 2029.
“Dari sisi tenaga kerja, perusahaan menyerap 240 orang pekerja lokal pada 2025 dan diproyeksikan naik menjadi 503 orang dalam empat tahun mendatang. Nilai devisa ekspor yang dihasilkan juga diproyeksi meningkat, dari Rp72 miliar di 2025 menjadi Rp325 miliar di 2029,” ungkap Megah.
Dengan demikian, Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY menilai, keberadaan perusahaan ini juga akan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar, mulai dari berkembangnya usaha toko kelontong, rumah makan, kos-kosan, hingga penyedia alat tulis kantor (ATK) di wilayah Demak.
“Dengan pemberian fasilitas Kawasan Berikat ini, kami berharap industri kosmetik dalam negeri semakin berdaya saing, mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja, dan menjadi penggerak ekonomi baru di daerah,” kata Megah.
Direktur PT Aesthetic and Health Beauty Li Fang menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pemerintah melalui Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY. Selain itu, berbagai produk kosmetik PT Aesthetic and Health Beauty akan diekspor ke Inggris, Australia, dan Polandia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bea Cukai Jateng DIY atas kepercayaan dan fasilitasi yang diberikan. Fasilitas Kawasan Berikat ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas pasar ekspor kami,” ungkap Li Fang.

