Menyambut THR Lebaran! Simak “Tips” Investasi Saham untuk Pemula
Pajak.com, Jakarta – Tunjangan Hari Raya (THR) yang didapatkan menjelang Lebaran dapat menjadi momentum untuk Anda mulai berinvestasi. Pengalokasian THR ke instrumen saham bisa menjadi langkah strategis bagi pemula untuk mulai membangun aset jangka panjang. Namun sebelum itu, mari simak tips investasi saham untuk pemula dari SEVP Retail Markets & IT PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Sekuritas Teddy Wishadi.
Teddy mengungkapkan bahwa Ramadan merupakan waktu yang ideal bagi individu untuk memulai investasi, terutama dengan adanya dana tambahan THR, harapannya dana tersebut dapat tumbuh menjadi aset jangka panjang yang akan membantu meningkatkan kekayaan finansial di masa depan.
“Namun, bagi nasabah pemula yang ingin menggunakan THR untuk berinvestasi di pasar saham, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan,” tegasnya dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (22/2/2026).
- Sebelum mulai berinvestasi, penting untuk memiliki pemahaman dasar tentang investasi saham, termasuk analisis fundamental dan teknikal. Keduanya memerlukan kemampuan membaca grafik harga saham, menganalisis laporan keuangan perusahaan, dan memahami risiko investasi. Gunakan sumber daya edukasi tentang investasi saham yang tersedia secara on-line atau melalui platform investasi yang digunakan;
- Pilih saham blue-chip, yakni saham dari perusahaan dengan reputasi baik dan memiliki kinerja yang stabil. Salah satu indeks yang terdiri dari saham blue-chip adalah LQ45. Saham-saham ini cenderung lebih aman bagi pemula karena memiliki likuiditas tinggi dan terbiasa dengan volatilitas pasar. Contoh saham-saham yang masuk dalam Indeks LQ45, antara lain BNI atau BBNI, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA);
- Pilihlah platform investasi yang menyediakan informasi dan edukasi tentang investasi saham, serta fitur-fitur analisis yang dapat membantu nasabah memaksimalkan kegiatan investasinya;
- Untuk mengurangi risiko dan memanfaatkan konsep rata-rata biaya perolehan (dollar-cost averaging), nasabah disarankan untuk memulai dengan investasi periodik. Nasabah dapat mengalokasikan sebagian THRnya untuk membeli saham secara berkala dalam jangka waktu tertentu, misalnya setiap bulan; dan
- Nasabah harus mengetahui pentingnya diversifikasi portofolio. Nasabah bisa mengalokasikan THR yang dimiliki ke beberapa instrumen investasi untuk membantu mengurangi risiko secara keseluruhan dalam portofolio investasi.

