Jokowi Yakin Target Investasi di IKN Rp 100 Triliun per 2024 Bakal Tercapai
Pajak.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah tetap optimistis dalam mencapai target investasi sebesar Rp 100 triliun untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2024. Meskipun realisasi investasi di IKN hingga saat ini baru tercapai Rp 58,4 triliun.
“Ya harus tetap optimis. Karena yang masuk sebenarnya banyak, hanya perlu diseleksi kan, serius ndak, kalau serius baru diberi peluang,” ujar Jokowi usai menghadiri acara BNI Investor Daily Summit 2024 dikutip pada Rabu (9/10).
Menurutnya, proses seleksi tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa hanya investor yang benar-benar serius yang diberi kesempatan untuk berinvestasi di proyek besar ini. Ia juga menekankan bahwa, proses seleksi ini merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas investasi yang masuk ke IKN.
Menurutnya, tidak semua pihak yang mengajukan minat diizinkan langsung berinvestasi, tetapi harus melalui proses seleksi yang ketat. “Dan kita memang memilih. Jadi tidak semua langsung boleh masuk, semua boleh investasi, semuanya lewat seleksi,” tambahnya.
Meskipun angka Rp 58,4 triliun yang tercatat hingga saat ini masih jauh dari target Rp 100 triliun, Jokowi menilai jumlah tersebut sudah sangat signifikan. “Dan memang benar angkanya Rp 58 triliun. Tapi itu angka gede banget loh. Duit gede loh Rp 58 triliun,” ungkapnya.
Dengan waktu yang tersisa hingga akhir tahun 2024, pemerintah tetap berfokus untuk mengundang lebih banyak investor, namun tetap mempertahankan prinsip seleksi yang ketat untuk memastikan proyek pembangunan IKN berjalan sesuai rencana.
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, Jokowi baru saja melakukan groundbreaking ke-8 di IKN. Peletakan batu pertama ke-8 ini melibatkan lima investor yaitu PT Plataran Boga Rasa yang membangun Teras Hutan Ibu Kota Nusantara, PT AIS Property Asia yang membangun kawasan pendidikan Australian Independent School (AIS) Nusantara, PT Primahotel Manajemen Indonesia yang akan membangun d’primahotel Nusantara, PT Magnum Estate International yang akan membangun kawasan hunian terpadu Magnum Resort Nusantara, serta PT Delonix Bravo Investment yang akan membangun kompleks komersial Delonix Nusantara.
Total nilai investasi dari peresmian pada groundbreaking ke-8 ini diperkirakan mencapai Rp 1,57 triliun, di mana nilai ini diperoleh dari gabungan investasi yang melibatkan satu investor asing murni, dua kemitraan asing, dan dua investor domestik.

