Menu
in ,

Purbaya Buka Suara Soal BGN Kembalikan Anggaran Rp70 Triliun dari Program MBG

FOTO : IST

Purbaya Buka Suara Soal BGN Kembalikan Anggaran Rp70 Triliun dari Program MBG

Pajak.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meluruskan informasi terkait kabar pengembalian anggaran oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan bahwa bukan Rp70 triliun, melainkan Rp100 triliun yang dikembalikan oleh BGN.

Menurut Purbaya, dana tersebut sebenarnya belum pernah dianggarkan secara resmi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Enggak, yang saya tahu dia balikin Rp100 triliun dari anggaran yang dia sempat minta, tapi itu belum dianggarkan betul, jadi sebetulnya uangnya belum ada,” ujar Purbaya, dikutip Pajak.com pada Kamis (16/10/25).

Ia menambahkan bahwa angka Rp71 triliun yang beredar bukan merupakan dana yang dikembalikan, melainkan bagian dari anggaran yang sebelumnya diajukan namun belum dialokasikan oleh pemerintah. “Dari anggaran yang dia minta dulu yang belum kita alokasikan, jadi uangnya enggak ada betulan,” jelasnya.

Purbaya menegaskan, yang menjadi perhatian utama saat ini adalah realisasi penyerapan anggaran sebesar Rp71 triliun yang sudah benar-benar dianggarkan untuk program MBG tahun ini.

Ia juga menilai bahwa program MBG merupakan inisiatif yang baik dan perlu terus didorong agar penyerapan anggarannya semakin optimal. “Programnya bagus, harusnya kita dorong supaya lebih bagus penyerapannya. Ini kan Oktober, akan saya lihat sampai akhir Oktober. Sekarang kan baru 23 persen kalau enggak salah penyerapannya kan. Nah, kita kan pastikan dia bisa menyerap dengan baik sebesar Rp71 triliun sampai akhir tahun,” tutur Purbaya.

Sebelumnya, BGN memastikan akan mengembalikan Rp70 triliun dari total anggaran Program MBG tahun anggaran 2025 kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil karena sebagian dana diperkirakan tidak akan terserap hingga akhir tahun.

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran dalam jumlah besar untuk memastikan program MBG dapat menjangkau seluruh penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

“Tahun ini, BGN menerima alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun, ditambah dana standby Rp100 triliun. Dari total tersebut, Rp99 triliun berhasil terserap, sementara Rp70 triliun dikembalikan kepada Presiden Republik Indonesia karena kemungkinan tidak terserap di tahun ini,” jelas Dadan beberapa waktu lalu.

Dadan menambahkan, pada tahun depan dukungan pemerintah terhadap program MBG akan meningkat signifikan. BGN akan memperoleh alokasi sebesar Rp268 triliun, menjadikannya lembaga dengan anggaran terbesar di kabinet. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dana cadangan Rp67 triliun, sehingga total dukungan dalam APBN 2026 mencapai Rp335 triliun untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.

“Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang, setiap hari kita akan menyalurkan dana sekitar Rp1,2 triliun. Bagi kementerian lain, angka itu mungkin setara dengan anggaran satu tahun penuh, tetapi bagi kami di Badan Gizi Nasional, itu adalah kebutuhan satu hari,” ujar Dadan.

Leave a Reply

Exit mobile version