PLN dan Indosat Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik: Digitalisasi Layanan SPKLU hingga Pemanfaatan AI
Pajak.com, Jakarta – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dan Indosat Ooredoo Hutchison melalui Indosat Business memperkuat kolaborasi untuk mempercepat ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau electric vehicle (EV) di Indonesia. Beberapa ruang lingkup kerja sama keduanya, antara lain digitalisasi menyeluruh Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta modernisasi layanan energi PLN melalui pemanfaatan data, kecerdasan buatan atau artificial intellegence (AI), dan internet of things (IoT).
Langkah konkret untuk merealisasikan kolaborasi tercermin melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN dan Indosat Business. Prosesi penandatangan dilakukan oleh Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN Ririn Rachmawardini bersama SVP – Head of Wholesale & Carrier Segment Indosat Lisbon Simangunsong. Penandatanganan MoU disaksikan oleh Direktur Retail serta Niaga PLN Adi Priyanto serta Director & Chief Strategy and Execution Officer Indosat Ahmad Zulfikar.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian penting dari langkah PLN mempercepat kesiapan ekosistem KBLBB nasional, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga efisiensi operasional dan kualitas layanan berbasis digital. Bersama Indosat, PLN akan mengembangkan studi dan inovasi digital untuk memperkuat fondasi layanan energi masa depan.
“Kerja sama PLN dengan Indosat akan memperkuat langkah kami dalam menghadirkan layanan SPKLU yang makin diandalkan oleh pengguna. Melalui transformasi digital, fondasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia akan semakin kuat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Ini adalah bagian dari komitmen PLN untuk menyediakan layanan energi bersih, modern, dan berkelanjutan,” jelas Darmawan dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (2/12/25).
Hal senada juga diungkapkan Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat percepatan ekosistem KBLBB melalui pengembangan SPKLU yang lebih merata, efisien, dan responsif terhadap pertumbuhan pengguna EV.
“Kolaborasi ini memperkuat komitmen PLN untuk mempercepat ekosistem EV nasional melalui infrastruktur SPKLU yang lebih merata, efisien, dan berbasis kebutuhan pelanggan. Dengan dukungan teknologi digital dari Indosat Business, kami dapat meningkatkan kualitas layanan dan memastikan kesiapan kami dalam melayani pertumbuhan pengguna kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Adi.
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah juga menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud komitmen Indosat sebagai orchestrator digital di sektor energi.
Secara komprehensif, ruang lingkup kolaborasi ini mencakup penguatan ekosistem KBLBB, digitalisasi penjualan listrik dan layanan pelanggan, serta pemanfaatan data analytics, AI, dan IoT untuk perencanaan, monitoring, dan optimalisasi operasional SPKLU. Upaya tersebut akan menghadirkan layanan pengisian daya yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada pengalaman pengguna.
“MoU ini menegaskan peran Indosat Business sebagai digital orchestrator di sektor energi Indonesia. Dengan kekuatan data, AI, IoT, dan konektivitas yang andal, kami membantu PLN mempercepat transformasi digital melalui layanan SPKLU yang lebih cerdas, aman, dan berorientasi pada pengalaman pengguna,” ujar Buldansyah.
Director & Chief Strategy & Execution Officer Indosat Ooredoo Hutchison Ahmad Zulfikar menambahkan, kolaborasi ini memperkuat peran Indosat dalam mendorong digitalisasi sektor strategis nasional.
“Kolaborasi strategis ini menegaskan positioning Indosat sebagai mitra transformasi digital bagi sektor-sektor strategis nasional. Kemitraan dengan PLN bukan hanya menghadirkan efisiensi operasional melalui data, AI, dan IoT, tetapi juga membuka jalan bagi terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang jauh lebih inklusif, modern, dan berkelanjutan. Ini adalah langkah nyata kami dalam mendukung agenda transisi energi Indonesia menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060,” jelas Zulfikar.
Dengan sinergi teknologi dan pengalaman industri, kolaborasi PLN dan Indosat diharapkan mempercepat hadirnya ekosistem EV yang terintegrasi, modern, dan siap melayani pertumbuhan pengguna di Indonesia, sekaligus menjadi pendorong utama transformasi digital sektor energi nasional.

