Menu
in ,

Pemerintah Akan Tambah Kuota Magang Nasional Jadi 100 Ribu

FOTO : IST

Pemerintah Akan Tambah Kuota Magang Nasional Jadi 100 Ribu

Pajak.com, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana memperluas Program Magang Nasional bergaji dengan target hingga 100 ribu peserta. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan lulusan perguruan tinggi agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa setiap peserta magang akan mendapatkan bayaran setara upah minimum provinsi (UMP) melalui skema kemitraan dengan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta, maupun anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Pemerintah menyiapkan pembiayaan awal untuk 20 ribu peserta terlebih dahulu, kemudian akan diperluas secara bertahap hingga mencapai 100 ribu peserta. Ia menegaskan bahwa penambahan kuota akan dilakukan secara bertahap agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Nanti kalau 20 ribu habis, kita tambah 20 ribu lagi. Kurang lagi, kita tambah 20 ribu lagi, sampai 100 ribu. Jadi enggak usah takut, teman-teman yang cari kerja, yang S1, yang baru lulus, pasti perusahaannya juga tertarik pakai program itu. Karena pada dasarnya itu kan tenaga kerja gratis buat mereka,” jelas Purbaya kepada awak media, dikutip Pajak.com pada Minggu (12/10/25).

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukan hanya untuk memberikan pekerjaan sementara, melainkan untuk membekali peserta dengan pengalaman dan kemampuan praktis di lapangan. Dengan begitu, lulusan baru dapat lebih siap menghadapi persaingan di dunia kerja dan beradaptasi dengan kebutuhan industri.

“Jadi mereka lebih siap melamar dan bekerja di posisi yang lebih advance nantinya,” terangnya.

Terkait waktu pelaksanaan, pemerintah akan memulai program ini dengan kuota awal 20 ribu peserta terlebih dahulu sebelum diperluas secara bertahap. Purbaya menuturkan bahwa ia tidak ingin langsung menambah kuota terlalu banyak, karena dikhawatirkan dana yang disiapkan justru tidak terserap secara optimal.

Untuk diketahui, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp396 miliar untuk mendukung pelaksanaan program Magang Nasional. Secara rata-rata, peserta akan menerima sekitar Rp3,3 juta per bulan selama enam bulan masa magang. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp198 miliar pada tahun anggaran 2025 dan Rp198 miliar pada tahun anggaran 2026.

Leave a Reply

Exit mobile version