Menu
in ,

OJK Gencarkan Literasi Keuangan Digital kepada UMKM

OJK Literasi Keuangan Digital

FOTO: OJK

OJK Gencarkan Literasi Keuangan Digital kepada UMKM

Pajak.com, Tegal – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggencarkan literasi dan inklusi keuangan digital kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui kegiatan Digital Financial Literacy di Lasnur Convention Hall Tegal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang merupakan inisiatif OJK untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholders dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menekankan pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap literasi keuangan digital sebagai langkah awal perlindungan diri dari berbagai risiko kejahatan keuangan.

“OJK terus melakukan berbagai upaya perlindungan konsumen, namun yang paling utama adalah perlindungan dari diri sendiri. Masyarakat perlu aktif belajar agar mampu membedakan mana layanan keuangan yang sah dan mana yang menipu, terlebih di era digital saat ini,” ujar Friderica dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com(9/8/25).

Adapun program GENCARKAN merupakan inisiatif strategis OJK untuk membuka akses keuangan yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. GENCARKAN juga menyasar peningkatan literasi keuangan melalui pelatihan, pendampingan, dan sosialisasi secara langsung maupun digital. Melalui program ini pelaku UMKM diajak untuk beradaptasi dengan teknologi, seperti penggunaan e-wallet, pencatatan keuangan digital, hingga pemasaran melalui platform e-commerce.

Friderica mengatakan bahwa sektor UMKM memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam menopang pertumbuhan perekonomian Indonesia. Pelaku usaha UMKM mencapai sekitar 66 juta dengan Kontribusi UMKM mencapai 61 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia serta mampu menyerap hampir 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia. Kontribusi UMKM pada ekspor nasional saat ini mencapai sekitar 15,7 persen dari total ekspor nasional.

“Sepanjang tahun 2025, program GENCARKAN telah menyasar ke segmen pelaku UMKM sebanyak 1.167 kegiatan yang menjangkau 70.510 peserta yang tersebar di 180 kabupaten kota,” sebutnya.

Bupati Tegal yang diwakili oleh Asisten II Ekonomi Pembangunan Sekda Kabupaten Tegal Joko Kurnianto mengapresiasi upaya OJK untuk senantiasa memfasilitasi terselenggaranya kegiatan edukasi keuangan bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Tegal.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan strategis ini. Terima kasih dan penghargaan mendalam kepada OJK, seluruh Lembaga Jasa Keuangan serta semua pihak yang bersinergi luar biasa dalam melaksanakan program GENCARKAN,” ujar Joko.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Harris Turino Kurniawan mengimbau agar masyarakat Kabupaten Tegal khususnya para pelaku UMKM untuk bersama menjaga ekosistem keuangan digital ini agar tetap sehat dan memberi manfaat bagi semua pihak, terutama bagi pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

“Saya berharap inisiatif peningkatan literasi keuangan digital melalui program GENCARKAN dapat mendorong pelaku UMKM agar lebih adaptif, inovatif dan mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Harris.

Leave a Reply

Exit mobile version