Menu
in ,

Bank Jatim Luncurkan QRIS Crossborder di Bromo Marathon, Turis Asing Bisa Bayar Pakai Aplikasi Sendiri

Foto: Dok. Kominfo Jatim

Bank Jatim Luncurkan QRIS Crossborder di Bromo Marathon, Turis Asing Bisa Bayar Pakai Aplikasi Sendiri

Pajak.com, Pasuruan  Bank Jatim resmi meluncurkan QRIS Crossborder dan program branding Jeep Bromo di ajang Bromo Marathon 2025, untuk memperkuat ekosistem pariwisata Pasuruan, Jawa Timur. Plt Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman menyebut, penerapan QRIS Crossborder di acara ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap digitalisasi wisata.

Arif mengemukakan, QRIS Crossborder memungkinkan turis dari Singapura, Malaysia, dan Thailand bertransaksi tanpa perlu menukar uang tunai. Mereka kini dapat melakukan transaksi di Indonesia hanya dengan memindai kode QRIS menggunakan aplikasi pembayaran dari negara asal yang telah terhubung dengan jaringan QRIS.

Arif menyebut, langkah ini penting agar Pasuruan makin dikenal sebagai destinasi wisata yang ramah digital.

“Tenda makanan, stan minuman, booth merchandise resmi, hotel, hingga penyedia transportasi di Bromo Marathon sudah bisa menerima pembayaran dengan QRIS. Wisatawan asing cukup memindai QR menggunakan aplikasi dari negaranya,” ujar Arif di acara tersebut, dikutip Pajak.com, Rabu (10/9/2025).

Bukan itu saja, Bank Jatim juga bekerja sama dengan komunitas Jeep Bromo. Sebanyak 100 unit jeep kini dibalut branding QRIS Bank Jatim. Dengan demikian, wisatawan tidak perlu lagi repot membawa uang tunai saat menggunakan jasa Jeep Bromo. Ia meyakini sinergitas ini tidak hanya meningkatkan citra wisata, tetapi juga memberi peluang ekonomi baru bagi masyarakat di Pasuruan.

“Ini juga akan mendorong ekonomi masyarakat Pasuruan yang bergantung pada sektor wisata. Kita akan terus memperluas layanan ke lebih banyak merchant di kawasan wisata. Kolaborasi ini juga sejalan dengan upaya mendukung program Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tutur Arif.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Febrina menambahkan, QRIS Crossborder terus diperluas. Selain tiga negara, tahun ini sudah menjangkau Jepang, dengan uji coba di Tiongkok dan Arab Saudi.

“Volume transaksi QRIS di Indonesia meningkat 522 persen tahun ini. Di Pasuruan sendiri tumbuh 161 persen hingga Juni lalu. Ini menunjukkan semangat masyarakat untuk beralih ke nontunai semakin kuat,” ungkapnya.

Febrina menilai, sinergi dengan Jeep Bromo bisa menjadi media edukasi literasi digital bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Menurutnya, digitalisasi pembayaran merupakan bagian penting dalam mendukung ekosistem wisata.

“Bank Indonesia berharap, kolaborasi dengan Jeep Bromo dapat memperluas edukasi literasi digital. Wisatawan asing maupun lokal bisa merasakan kemudahan bertransaksi di lokasi wisata,” imbuhnya.

Bromo Marathon 2025 telah berlangsung meriah di Plataran Bromo, Minggu (7/9/2025). Lebih dari 2.000 pelari dari dalam dan luar negeri ikut serta, dengan kategori 2,5K, 5K, 10K, 21K, dan 42K. Acara dibuka oleh Arif Suhirman, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Siti Nurfalinda, dan CEO & Founder Plataran Indonesia Yozua Makes.

Arif menilai, peningkatan jumlah peserta menjadi indikator kuatnya antusiasme publik. Meski lintasan penuh tanjakan, semangat pelari tidak surut.

“Tahun ini jumlah peserta melampaui 2.300 orang, lebih tinggi dari tahun lalu. Persiapan dan kolaborasi juga semakin matang sehingga pengalaman peserta jauh lebih baik,” ujarnya.

Bank Jatim memastikan dukungan terhadap event olahraga berskala internasional ini tidak berhenti di 2025. Arif menegaskan, maraton ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana merayakan kebersamaan, keindahan alam, sekaligus penggerak sport tourism yang memberi dampak langsung pada ekonomi Jawa Timur.

“Ini sebagai langkah kami untuk mendukung sport tourism yang dapat berdampak positif terhadap perekonomian Jawa Timur,” pungkasnya.

Leave a Reply

Exit mobile version