Terbaru

  • perbedaan inflasi dan stagflasi
    in ,

    Memahami Perbedaan Inflasi dan Stagflasi

    Pajak.com, Jakarta – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani di beberapa kesempatan kerap menyampaikan kepada seluruh pihak agar mewaspadai ancaman lonjakan inflasi dan stagflasi global, karena bisa memengaruhi stabilitas perekonomian dalam negeri. Untuk bisa turut mewaspadainya, tentu kita perlu pahami dulu definisi sekaligus perbedaan inflasi dan stagflasi.. Selengkapnya



  • Neraca Perdagangan Nasional Surplus
    in ,

    Neraca Perdagangan Nasional Surplus $ 2,9 M

    Pajak.com, Jakarta – Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, neraca perdagangan Indonesia masih mencatatkan kinerja positif pada Mei 2022 dengan surplus 2,9 miliar dollar AS, meskipun laju inflasi global dan kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed. Kepala BKF Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu mengungkapkan, The Fed resmi mengerek suku bunga acuan sebesar 0,75 persen, yang merupakan kenaikan suku bunga The Fed terbesar sejak 1994… Selengkapnya





  • Lima Strategi BI Hadapi Kebijakan The Fed
    in ,

    Lima Strategi BI Hadapi Kebijakan The Fed

    Pajak.com, Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan, telah mempunyai lima strategi dalam menghadapi normalisasi kebijakan dari bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed), untuk menaikkan suku bunga acuan. BI memproyeksi, kenaikan itu mulai terjadi pada Maret 2022. Selengkapnya



  • Apa sih Sebenarnya Tapering The Fed Itu?
    in ,

    Apa sih Sebenarnya Tapering The Fed Itu?

    Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, merilis wacana tapering atau aksi pengurangan nilai program pembelian aset (quantitative easing – Q.E) yang telah dimulai dari bulan November 2021. Karena pembelian aset berkurang, alhasil jumlah uang yang beredar pun akan berkurang.. Selengkapnya



  • Bank Dunia Ungkap Sebab Penurunan Harga Emas 2022
    in ,

    Bank Dunia Ungkap Sebab Penurunan Harga Emas di 2022

    Pajak.com, Amerika Serikat – Laporan commodity markets outlook dari Bank Dunia mengungkapkan, harga emas diproyeksi terus menurun pada tahun 2022 karena disebabkan oleh kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS). Pada kuartal III-2021, harga emas sudah turun sekitar 1,3 persen. Koreksi tersebut didorong oleh penurunan minat investor di tengah kenaikan imbal hasil obligasi AS atau US treasury.. Selengkapnya



  • Dampak Tapering The Fed Tak Sedahsyat 2013
    in ,

    Analis: Dampak Tapering The Fed Tak Sedahsyat 2013

    Pajak.com, Jakarta – Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) mengumumkan akan memulai pengurangan program pembelian obligasi atau tapering pada akhir bulan November 2021. Keputusan ini menjadi langkah pertama bagi The Fed untuk menarik kembali sejumlah bantuan yang telah diberikan The Fed kepada pasar dan ekonomi negaranya sepanjang pandemi COVID-19.. Selengkapnya





  • Bagaimana Prospek IHSG Pekan Ini?
    in ,

    Bagaimana Prospek IHSG Pekan Ini?

    Pajak.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,44 persen ke 6.094,87, pada Jumat (10/9). Namun, kinerja IHSG masih menurun 0,52 persen dibandingkan minggu sebelumnya atau periode 30 Agustus hingga 3 September. Lantas, bagaimana prospek IHSG pekan ini? Selengkapnya



  • Kekhawatiran Isu “Tapering” Bikin IHSG Turun 1,7 Persen
    in ,

    Kekhawatiran Isu “Tapering” Bikin IHSG Turun 1,7 Persen

    Pajak.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penurunan 1,7 persen dalam sepekan, dari level 6.139,49 menjadi level 6.030,77. Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan menilai, pergerakan IHSG yang cenderung terbatas dan sempat mengalami pelemahan menunjukkan kekhawatiran pasar akan isu tapering—pengurangan surat utang (quantitative easing).. Selengkapnya



  • Cegah Efek Tapering, Pemerintah Dorong Sektor Eksternal
    in ,

    Cegah Efek Tapering, Pemerintah Dorong Sektor Eksternal

    Pajak.com, Jakarta – Sejak akhir Juli lalu, Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 0-0,25 persen. Keputusan menahan suku bunga ini diambil AS karena negara itu belum pulih sepenuhnya dari COVID-19. Kebijakan itu sekaligus menjadi sinyal pemberlakuan tapering off atau pengurangan stimulus besar-besaran oleh negara Paman Sam itu. Untuk mencegah dampak tapering.. Selengkapnya



  • Jaga Stabilitas Rupiah, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan
    in ,

    Jaga Stabilitas Rupiah, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan

    Pajak.com, Jakarta – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan. BI 7 Day Reverse Repo Rate  (BI-7DRRR) ditentukan sebesar 3,5 persen. Sementara suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility juga bertahan masing-masing 2,75 persen dan 4,25 persen.. Selengkapnya