in

Relawan Pajak, Universitas Singaperbangsa

Para mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) mendapat perlakuan istimewa dari kampus tempatnya belajar di Aula KPP Karawang Utara Kabupaten Karawang (Selasa, 13/02). Perlakuan istemewa tersebut adalah selama bertugas menjadi relawan pajak, dianggap telah mengikuti Kuliah Tatap Muka (KTM). Demikian diungkapkan Endang Machfudin, Ketua Tax Center Unsika Karawang disela-sela acara pelantikan dan pelatihan relawan pajak.

Endang menjelaskan bahwa pihak rektorat Unsika menganggap relawan pajak sebagai bagian perkuliahan karena mahasiswa Tax Center langsung praktik dengan bertugas menjadi helpdesk seperti para pegawai  kantor. “Ini tugas penting dan tidak main-main. Selain mereka praktik, mereka juga mendapatkan ilmu pengetahuan perpajakan karena mereka dilatih dan disupervisi oleh para pegawai pajak sendiri,” ujar Endang.

Lebih jauh diungkapkan Endang, para relawan tersebut bertugas saat mereka seharusnya mengikuti perkuliahan karena tugas helpdesk berlangsung bersamaan dengan waktu perkuliahan. Mereka ditempatkan di KPP, di beberapa titik pengisian SPT yang diselenggarakan KPP dan Kanwil DJP Jabar II. Sementara itu, jika para mahasiswa relawan tersebut tidak mengikuti mata kuliah dalam jumlah tertentu, tidak bisa mengikuti ujian. “Gak mungkin kan kalau mereka tidak bisa mengikuti ujian selagi mereka bertugas sebagai relawan. Jadi, itulah perlakuan khususnya,” imbuhnya.

Unsika sendiri telah merekrut sebanyak 86 mahasiswa relawan pajak yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dari jurusan Akutansi dan jurusan Manajemen dari berbagai angkatan. Proses rekrutmen relawan pajak berlangsung 2 tahap yaitu tahap administrasi dan tahap tes. “Kita hanya memilih yang Indeks Prestasi (IPK) minimal 3,00. Selanjutnya, baru tahap tes pengetahuan perpajakan,” ujar Endang menambahkan.

Kanwil DJP Jabar II akan memanfaatkan para relawan pajak tersebut selama musim pelaporan SPT Tahunan. Para relawan akan bertugas sebagai pendamping wajib pajak bagi yang belum paham pengisian e-filing. Tax Center yang telah membentuk para relawan pajak selain Unsika adalah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Suta Atmadja (STIESA) Subang, Universitas Swadaya Gunung Jati (UNSWGATI) Cirebon, Universitas Majalengka (UNMA) Majalengka, dan Universitas Kuningan (UNIKU) Kuningan.

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Moral Pajak, Opsi Peningkatan Kepatuhan Pajak

Terobosan Bank BJB untuk Pembayaran Pajak