in ,

Hutama Karya Selesaikan Pembangunan PLTM di Sumut

Hutama Karya Selesaikan Pembangunan PLTM di Sumut
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) telah menyelesaikan konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Parmonangan-2 di Sumatera Utara (Sumut). Konstruksi PLTM itu menghabiskan waktu sekitar 3 tahun dan menelan anggaran senilai Rp 142 miliar.

Direktur Operasi II Hutama Karya Ferry Febrianto mengatakan, kendati menghadapi pelbagai tantangan di tengah pandemi Covid-19, perusahaan tetap melaksanakan kontrak PLTM Parmonangan-2 secara tepat waktu.

“Namun, tidak terdapat kesulitan mayor dalam pembangunan proyek yang menyebabkan penundaan atau bahkan penghentian proyek Pembangunan proyek PLTM Parmonangan-2 telah melalui berbagai tahapan uji coba sebelum akhirnya dilakukan serah terima,” jelas Ferry dalam keterangan resmi yang diterima Pajak.com, Minggu (4/7).

Ferry menjelaskan, uji coba yang dilakukan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan sejak 1961 itu meliputi pengujian layak bertegangan, layak sinkron, load rejection reliability run, dan layak operasi. Hutama Karya juga telah meneken commercial operation date (COD) dengan Pembangkit Listrik Negara Unit Induk Wilayah Sumut dan PT Bina Godang Energi. Artinya, PLTM kini telah dapat dioperasikan. Perseroan berharap PLTM ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga  Bantu UKM, Santara Targetkan Salurkan Dana Rp 3 Triliun

“Kami berharap kehadiran PLTM Parmonangan-2 dapat memberikan manfaat yang luar biasa kepada warga di Sumatera Utara, khususnya terhadap penggunaan energi yang ramah lingkungan dengan menekan penggunaan bahan bakar fosil,” kata Ferry.

Sebelum menggarap proyek PLTM Parmonangan-2, Hutama Karya juga menjadi kontraktor utama dalam proyek konstruksi PLTM Parmonangan-1. Konstruksi PLTM itu memakan waktu sekitar 2 tahun dan rampung tepat waktu pada Juli 2017.

PLTM Parmonangan-1 memiliki kapasitas 2×4,5 megawatt. Kedua PLTM itu dirancang untuk menjadi pembangkit listrik pertama di dalam negeri dengan teknologi cascade system. Dengan kata lain, aliran Sungai Aek Sibundong (Sumut) yang keluar dari PLTM Parmonangan-1 akan langsung digunakan untuk pemutaran turbin di PLTM Parmonangan-2.

Baca Juga  PLN dan Ditjen Minerba Lakukan Enforcement Batu Bara

Selain itu, sepanjang pandemi Covid-19, Hutama Karya terus merampungkan pembangunan proyek beberapa pembangkit listrik, diantaranya pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Kendari; PLTU Ampana; PLTM Harjosari; PLTM Lambur; PLTM Harjosari; pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Tambak Lorok; PLTGU Muara Tawar; PLTM Gunungwugul; PLTGU Riau; poyek Jargas (program diversifikasi energi) Musi Rawas-Musi Banyuasin.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0