in

Ekonomi Bali Bangkit, Industri Hortikultura Jadi Daya Ungkit

Foto Rilis KEMENKEU

Bali – Para menteri melakukan rapat koordinasi pemulihan ekonomi, pada Jumat (21/8), di Bali. Adapun menteri yang hadir adalah Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kertasasmita, Menristek Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan Menteri Koperasi Teten Masduki. Apa saja poin yang dibahas?

Salah satunya, fokus soal industri pariwisata. Airlangga menyampaikan, pandemi ini sangat berdampak dengan ekonomi Bali. Bali perlu memitigasi ketergantungan terhadap turis dan pariwisata. Untuk itu, Bali diminta untuk mengembangkan industri holtikultura agar mampu membangkitkan perekonomian di Bali.

“Dan catatan kami kemarin Bali perlu memitigasi ketergantungan terhadap turisme dan pariwisata ini dengan mengembangkan kembali industri yang kuat nya di Bali yaitu holtikultura. Sehingga tentu kita berharap industri holtikultura bisa mengganjal. bali berpengalaman berbagai resesi dan juga berbagai kasus yang lalu dimana yang terburuk adalah 30 persen tetapi dalam situasi ini itu adalah 10 persen oleh karena itu kami hadir disini pak menteri menteri sektor perekonomian ini untuk mendorong agar Bali bangkit,” papar Airlangga.

Ia berharap, pandemi lekas berlalu dan pariwisata dapat kembali normal seperti sedia kala. “Sesuai dengan arahan Presiden maka apa yang menjadi target adalah kita berupaya agar kesehatan bisa pulih, masyarakat pulih, Covid-19 bisa dimitigasi. Kemudian yang berikut tentu kita menjaga kehidupan masyarakat dengan beberapa program pemerintah dan selanjutnya tentu kita berharap bahwa indonesia bisa mengembalikan lapangan pekerjaan agar masyarakat bisa berkehidupan secara live.”

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

DJP -Telkom Lanjutkan Program Integrasi Data Perpajakan

Mengakselerasi Pemulihan Ekonomi di Bali